Pencarian

Jalur Vital Kaltim–Kalteng Diperbaiki, Biaya Logistik Diprediksi Turun Drastis

Senin, 22 Juni 2026 • 17:30:01 WIB
Jalur Vital Kaltim–Kalteng Diperbaiki, Biaya Logistik Diprediksi Turun Drastis
Pekerjaan pengecoran rigid di jalur Kaltim–Kalteng dimulai untuk memperbaiki kondisi jalan sepanjang 47 kilometer.

SAMARINDA — Perbaikan jalan di jalur vital yang menghubungkan Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah memasuki tahap percepatan. Pemprov Kaltim memutuskan menggunakan metode pengecoran rigid untuk ruas jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat karena kerusakan parah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kaltim menyebut proyek ini ditargetkan rampung lebih cepat dari jadwal awal. "Pengecoran rigid ini kami pilih agar umur jalan lebih panjang dan perawatan lebih murah ke depannya," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin lalu.

Apa Dampak Langsung bagi Warga dan Pengusaha?

Turunnya biaya logistik menjadi dampak utama yang diprediksi langsung dirasakan pelaku usaha. Jalur Kaltim–Kalteng selama ini menjadi tulang punggung distribusi sembako, bahan bakar, dan material bangunan antarprovinsi.

Seorang sopir truk yang kerap melintasi jalur tersebut mengaku kerugian akibat jalan rusak mencapai jutaan rupiah per perjalanan. "Dulu ban pecah minimal dua kali sebulan, sekarang harapannya lebih hemat," katanya.

Mengapa Pengecoran Rigid Dipilih?

Metode rigid atau beton semen portland dinilai lebih kuat menahan beban kendaraan berat dibanding aspal hotmix. Jalan dengan permukaan beton juga tidak mudah bergelombang meski dilintasi truk bermuatan puluhan ton setiap hari.

Pemprov Kaltim mengalokasikan anggaran khusus untuk proyek ini dari APBD Perubahan 2025. Beberapa titik prioritas berada di perbatasan Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Mahakam Ulu.

Kapan Proyek Ini Mulai Dikerjakan?

Pekerjaan fisik sudah dimulai sejak awal bulan ini. Target penyelesaian seluruh ruas jalan utama dijadwalkan sebelum akhir tahun anggaran 2026.

Warga berharap perbaikan ini tidak berhenti di ruas utama saja. "Kami minta jalan di kampung-kampung juga diperhatikan, karena akses ke kebun dan pasar masih rusak parah," ujar seorang petani di Kecamatan Long Bagun.

Apakah Ada Dampak ke Harga Barang di Pasar?

Jika biaya logistik turun, harga barang di tingkat konsumen diprediksi ikut menurun. Selisih ongkos kirim dari Samarinda ke perbatasan Kalteng saat ini mencapai 30 persen dari total harga jual.

Pemprov berencana memantau harga sembako di pasar tradisional selama proyek berlangsung. Tim Satgas Pangan akan turun ke lapangan setiap pekan untuk memastikan penurunan biaya logistik benar-benar dirasakan masyarakat.

Berapa Kilometer Jalan yang Diperbaiki?

Total ruas yang masuk program percepatan mencapai 47 kilometer. Seluruhnya berada di jalur poros yang menghubungkan Kota Samarinda dengan perbatasan Kalteng di arah selatan.

Pekerjaan dilakukan secara bertahap agar arus lalu lintas tidak terhambat total. Sistem buka-tutup jalur diterapkan di beberapa titik lokasi pengecoran.

Bagikan
Sumber: kaltimpost.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks