SAMARINDA — Layanan satu atap itu menjadi daya tarik utama Nikah Massal Fest 2026 yang mengusung tema “Menebar Maslahat, Menguatkan Umat”. Acara ini merupakan kolaborasi Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kalimantan Timur, PC Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kota Samarinda, Kemenag Kota Samarinda, dan Pemkot Samarinda.
Dokumen Langsung Jadi dalam Sehari
Ketua PC APRI Kota Samarinda, H. Aspian Noor Nurdin, menyebut kerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menjadi kunci layanan terpadu ini. "Para pengantin tidak hanya menerima buku nikah, tetapi juga langsung memperoleh KK baru dan KTP dengan status perkawinan yang telah diperbarui pada hari yang sama," ujarnya.
Menurut Aspian, kemudahan administrasi kependudukan ini menjadi wujud nyata pelayanan kepada masyarakat agar memperoleh pernikahan yang sah secara agama sekaligus tercatat resmi oleh negara. Seluruh rangkaian prosesi akad nikah dipandu oleh para penghulu profesional.
Dibuka Wakil Wali Kota dan Kakanwil Kemenag
Kegiatan yang digelar dalam rangka Peaceful Muharram 1448 H ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, bersama Kepala Kanwil Kemenag Kaltim, Drs. H. Abdul Khaliq, M.Pd. Turut hadir Kepala Kemenag Kota Samarinda, Drs. H. Nasrun, M.H., Ketua MUI Provinsi Kaltim, Ketua Pengadilan Agama Kota Samarinda, dan jajaran pejabat terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Samarinda mengapresiasi kolaborasi lintas instansi yang menghadirkan pelayanan keagamaan yang dekat dan mudah diakses masyarakat. Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut.
Dukungan Vendor dan Mitra
Aspian menyampaikan terima kasih kepada seluruh vendor, sponsor, dan mitra yang mendukung suksesnya acara. Secara khusus, ia menyebut Ceria Wedding Organizer sebagai vendor pendukung utama yang memberikan kontribusi terbaik. "Sehingga seluruh rangkaian acara dapat berlangsung dengan khidmat, tertib, dan memberikan kesan yang membahagiakan bagi para pengantin dan keluarga," tuturnya.
Kegiatan ini diawali laporan dari Kabid Bimas Islam Kanwil Kemenag Kaltim, H. Rudi Kartono. Keberhasilan Nikah Massal Fest 2026 diharapkan menjadi inspirasi bagi penyelenggaraan program serupa di masa mendatang dengan semangat kolaborasi yang semakin kuat.