Pencarian

Freeport Juara Umum IMERC 2026 di Balikpapan, Ungguli Berau Coal dan Cipta Kridatama

Senin, 10 Agustus 2026 • 13:03:38 WIB
Freeport Juara Umum IMERC 2026 di Balikpapan, Ungguli Berau Coal dan Cipta Kridatama
Tim tanggap darurat PT Freeport Indonesia meraih juara umum IMERC 2026 di Balikpapan, unggul atas Berau Coal dan Cipta Kridatama.

BALIKPAPAN — Tim tanggap darurat PT Freeport Indonesia kembali menjadi yang terbaik di kompetisi penyelamatan industri pertambangan tingkat nasional, IMERC 2026. Gelar juara umum ini merupakan pengulangan capaian serupa pada tahun sebelumnya, sekaligus menegaskan dominasi Freeport di ajang yang berlangsung selama empat hari tersebut.

Ketua Yayasan Garuda Rescue Nusantara Adri Thanada mengungkapkan, seluruh skenario yang diuji dalam kompetisi ini disusun berdasarkan kejadian kedaruratan nyata di lapangan. Delapan tantangan utama harus dihadapi oleh setiap tim peserta.

Unggul di Tiga Nomor Penentu Kemenangan

Freeport tampil dominan pada tiga nomor krusial yang menjadi penentu klasemen akhir: Road Crash Rescue, Structural Fire Fighting, dan Under Water Rescue. Ketiga kategori ini menuntut ketepatan prosedur, kecepatan evakuasi, serta koordinasi tim dalam kondisi risiko tinggi.

Vice President Mining Safety Division Freeport Eman Widijanto menyebut pencapaian ini terasa istimewa karena diraih saat perusahaan masih berjuang memulihkan operasionalnya. Sekitar 11 kilometer terowongan tambang masih tertutup lumpur dan kapasitas operasional baru mencapai sekitar 65 persen.

"Prestasi ini dicapai saat Freeport masih berjuang untuk bangkit," kata Eman di Balikpapan, Minggu.

Berau Coal dan Cipta Kridatama Bersaing Ketat

Posisi kedua ditempati Berau Coal yang menunjukkan peningkatan performa signifikan dibanding edisi sebelumnya. Tim asal Kalimantan Timur ini unggul pada dua nomor teknis, yakni Vertical Rescue dan Theory Test, dengan nilai teori tertinggi di antara seluruh peserta.

Cipta Kridatama (CK) melengkapi podium tiga besar. Perusahaan jasa pertambangan ini dinilai konsisten tampil kompetitif pada nomor-nomor yang membutuhkan koordinasi cepat, meski belum mampu menyalip performa Freeport dan Berau Coal.

Skenario Penyelamatan Vertikal dari Insiden Nyata

Ketua Panitia Pengarah IMERC 2026 dr David Winowatan menjelaskan, skenario vertical rescue menjadi salah satu tantangan paling menyita perhatian. Skenario tersebut dirancang berdasarkan insiden penyelamatan korban jatuh di medan terjal yang pernah terjadi di industri.

"Kita memang usahakan skenario kejadian dari peristiwa nyata," ujar David.

Tim Australia Ikut Ambil Bagian

Tim tamu dari Australia, Northern Star Resources, turut meramaikan kompetisi dengan meraih juara harapan pada nomor Road Crash Rescue dan Confined Space Rescue. Peserta asal negeri Kanguru tersebut menilai skenario penyelamatan bawah tanah dan ruang terbatas memberikan pengalaman baru, karena kedua jenis latihan ini tidak termasuk dalam standar pelatihan penyelamatan tambang di negara mereka.

Pelatihan Manajemen Insiden untuk 140 Peserta

Di luar kompetisi utama, IMERC 2026 juga menghadirkan Incident Management Training (IMT) yang diikuti 140 peserta dari berbagai perusahaan. Pelatihan ini menghadirkan instruktur dari Australia dan dirancang untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang tanggap darurat.

Panitia berharap IMERC 2026 mampu memperluas manfaat bagi industri pertambangan nasional, terutama dalam memperkuat kompetensi tim penyelamat dan memperluas jaringan kerja sama internasional untuk penanganan kedaruratan di masa mendatang.

Follow halobalikpapan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kaltim.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks