Pencarian

Kabut Asap Karhutla Kian Pekat di Balikpapan, Jarak Pandang Masih Aman tapi 2 Penerbangan Wings Air dan Citilink Tertunda

Sabtu, 29 Agustus 2026 • 07:16:31 WIB
Kabut Asap Karhutla Kian Pekat di Balikpapan, Jarak Pandang Masih Aman tapi 2 Penerbangan Wings Air dan Citilink Tertunda
Kabut asap karhutla menyelimuti kawasan Balikpapan, tampak dari langit yang memerah dan jarak pandang yang mulai terbatas.

BALIKPAPAN — Fenomena kabut asap kiriman dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai mengganggu operasional penerbangan di Kalimantan Timur. Dua jadwal keberangkatan dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan terpaksa diundur pada Jumat (28/8) lalu, bukan karena jarak pandang yang menurun, melainkan lantaran pesawat yang akan bertugas terlambat tiba dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R Iwan Winaya Mahdar, menegaskan bahwa kondisi jarak pandang di area bandara saat itu masih dalam ambang normal sehingga operasional penerbangan tetap berjalan. Penundaan murni akibat efek domino dari keterlambatan pesawat yang membawa rute sebelumnya.

"Penyebab delay karena menunggu kedatangan pesawat dari Banjarmasin menuju Balikpapan. Ketika penerbangan dari Banjarmasin terlambat, maka jadwal keberangkatan berikutnya dari Balikpapan otomatis ikut terdampak," ujar Iwan, Jumat (28/8/2026).

Dua Maskapai Terdampak: Wings Air dan Citilink

Maskapai yang menjadi korban keterlambatan kali ini adalah Wings Air dengan nomor penerbangan IW 1395 dan Citilink QG 1494. Penundaan terjadi pada jam sibuk pagi hingga siang hari.

Pesawat Wings Air yang sedianya lepas landas pukul 07.55 WITA baru bisa mengudara pada pukul 09.34 WITA. Sementara itu, penerbangan Citilink yang dijadwalkan berangkat pukul 10.35 WITA mengalami kemunduran hingga pukul 11.35 WITA.

Langit Kemerahan dan Aroma Gosong di Pagi Hari

Pantauan di lapangan menunjukkan kabut asap mulai terlihat jelas sejak pagi hari di wilayah Balikpapan Kota hingga Balikpapan Timur. Kondisi ini membuat matahari tampak kemerahan dan langit diselimuti lapisan tipis asap.

Aroma asap dilaporkan mulai tercium cukup kuat dalam dua hari terakhir. Meski demikian, aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di Balikpapan masih berjalan normal, dan kabut asap biasanya mulai berkurang saat memasuki siang hari.

Belum ada pernyataan resmi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan mengenai langkah penanganan lanjutan, namun warga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan jika kualitas udara terus memburuk.

Follow halobalikpapan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: nomorsatukaltim.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks