Pencarian

Porprov Kaltim VIII Resmi Tetapkan 59 Cabor, 5 Olahraga Terdepak Karena Anggaran

Kamis, 03 September 2026 • 20:32:01 WIB
Porprov Kaltim VIII Resmi Tetapkan 59 Cabor, 5 Olahraga Terdepak Karena Anggaran
cabang olahraga resmi ditetapkan dalam Porprov Kaltim VIII di Kabupaten Paser.

SAMARINDA — Teka-teki jumlah cabang olahraga (cabor) di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII usai sudah. Panitia Besar (PB) Porprov telah mengirimkan surat resmi bernomor 09/PB.Porprov/XI/2026 kepada KONI Kaltim, yang memastikan 59 cabor dan 1.014 nomor pertandingan akan diperlombakan di Kabupaten Paser. Ketua Umum KONI Kaltim Anderiy Syahrum membenarkan surat tersebut telah diterima pihaknya pada Kamis, 3 September 2026. Dengan adanya kepastian ini, KONI Kaltim akan segera meneruskan informasi ke seluruh KONI kabupaten/kota se-Kaltim agar masing-masing daerah bisa mematangkan persiapan kontingen.

Target Awal 64 Cabor Terpangkas Efisiensi APBD

Keputusan ini bukan lahir tanpa perdebatan panjang. Sebelumnya, KONI Kaltim berharap 64 cabor tetap bisa dipertandingkan. Namun, kondisi fiskal dan kemampuan APBD provinsi memaksa jumlah tersebut dikompromikan.

Anderiy menegaskan, usulan 59 cabor tersebut murni hasil pembahasan berbagai forum, bukan intervensi ataupun keputusan sepihak. Prosesnya melibatkan pertemuan tatap muka, rapat daring via Zoom, hingga audiensi dengan Gubernur Kaltim.

"Saya pastikan tidak ada intervensi. Keputusan usulan ini berdasarkan keterbatasan anggaran dan pertimbangan efisiensi, supaya pelaksanaan Porprov tetap terlaksana," tegas Anderiy dalam siaran persnya.

5 Cabor Terdepak: Barongsai hingga Woodball

Lima cabor yang gagal masuk dalam daftar resmi Porprov Kaltim VIII adalah Korfball Indoor, Ski Air, Barongsai, Petanque, dan Woodball. Meski begitu, KONI Kaltim tidak menutup pintu sepenuhnya bagi kelima cabor tersebut.

Anderiy menyebut pihaknya bakal memanggil pengurus lima cabor itu untuk mencari jalan tengah. Opsi yang ditawarkan adalah penyelenggaraan secara mandiri di luar agenda resmi Porprov.

"Jika mereka tetap ingin dipertandingkan, silakan dengan biaya mandiri, dan boleh dilaksanakan di Balikpapan atau Samarinda, tidak harus di Kabupaten Paser," ujarnya.

Kaltim Bersyukur Porprov Tak Ikut Ditunda

Di tengah tekanan fiskal, kepastian jadwal Porprov pada akhir 2026 dinilai sebagai kabar baik. Anderiy membandingkan sejumlah provinsi lain yang terpaksa menunda ajang serupa hingga 2027 karena persoalan anggaran.

"Setidaknya kita di Kaltim bersyukur pelaksanaannya masih bisa berlangsung akhir tahun nanti," jelasnya.

Penundaan jadwal justru berisiko membuat program pembinaan atlet bentrok dengan agenda Pra-PON yang waktunya berdekatan. Karena itu, KONI Kaltim menilai keputusan ini menjaga rantai pembinaan atlet tetap berjalan.

Paser Jadi Panggung Seleksi Atlet Menuju PON

Porprov Kaltim VIII tidak sekadar ajang perebutan medali antar-daerah. Anderiy menekankan bahwa even ini adalah ruang seleksi dan penjaringan atlet potensial untuk level yang lebih tinggi, termasuk PON.

Melalui Porprov yang digelar di Paser, pembinaan atlet dari seluruh kabupaten/kota diharapkan kembali menemukan pijakannya. Ajang ini juga menjadi kesempatan melahirkan nama-nama baru yang layak membawa Kaltim ke panggung nasional.

Follow halobalikpapan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: insitekaltim.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks