SAMARINDA — Dua sekolah di Kalimantan Timur kini menyandang status Sekolah Garuda setelah SMA Nasional KPS Balikpapan menyusul jejak SMA Negeri 10 Samarinda sebagai sekolah unggulan nasional. Penetapan oleh Kemdiktisaintek itu menempatkan sekolah asal Balikpapan tersebut di antara 30 sekolah terpilih secara nasional.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim Armin mengungkapkan, pemilihan didasarkan pada tiga indikator utama. Pertama, potensi akademik para siswa. Kedua, keberhasilan program penguatan karakter di lingkungan sekolah.
"Aspek lainnya yang turut menjadi indikator penilaian kementerian adalah komitmen nyata institusi dalam mendukung program pemerataan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat luas," ungkap Armin di Samarinda, Senin.
Dengan status bergengsi ini, kedua sekolah dituntut bertindak sebagai pusat keunggulan yang memberi inspirasi positif bagi institusi lain di sekitarnya. Armin menegaskan, peran ini vital untuk mendorong percepatan transformasi pendidikan secara menyeluruh di Benua Etam.
Pembangunan ekosistem pembelajaran berdaya saing global itu dipersiapkan untuk menjawab tingginya kebutuhan sumber daya manusia unggul di daerah. Disdikbud Kaltim pun menerapkan dua strategi utama demi mendukung terciptanya sekolah unggul.
Strategi pertama mencakup pemberian pelatihan komprehensif bagi guru hingga kepala sekolah. Pelatihan ini bertujuan menambah wawasan, keterampilan, serta materi ajar para tenaga pendidik.
Strategi kedua adalah pelaksanaan program pendampingan intensif. "Agar para tenaga pendidik sungguh-sungguh mampu menerapkan ilmu hasil pelatihan," ucap Armin.
Disdikbud Kaltim belum merinci jadwal pasti implementasi program pendampingan tersebut. Namun, Armin memastikan kedua strategi ini berjalan beriringan demi meningkatkan kompetensi seluruh guru dan tenaga kependidikan di Kaltim.
Kepala Disdikbud Kaltim juga menyampaikan apresiasi atas pencapaian SMA Nasional KPS Balikpapan. "Kami mengucapkan selamat atas pencapaian luar biasa ini dan semoga kepercayaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan kita," pungkasnya.