RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Setelah 40 Tahun Beroperasi, Dinkes Sebut Tiga RS Baru Siap Gantikan

Penulis: Taufik Rahman  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 20:13:16 WIB
RS Bhakti Nugraha Samarinda resmi tutup setelah beroperasi selama 40 tahun.

SAMARINDA — Kepala Dinkes Kota Samarinda, Ismed Kusasih, mengungkapkan bahwa manajemen RS Bhakti Nugraha telah melayangkan surat pemberitahuan resmi satu bulan sebelum penutupan. Dalam surat tersebut, pihak rumah sakit menyebutkan kondisi pasar dan keuangan sebagai alasan utama penghentian operasional.

Alasan Manajemen Tutup Setahunan Setelah Empat Dekade

"Di surat yang disampaikan ke kami itu alasan penutupan itu ada di antaranya melihat kondisi pasar, keuangan dan beberapa pertimbangan," ujar Ismed pada Selasa (2/6/2026). Meski mengejutkan publik, ia memastikan seluruh proses telah sesuai koridor hukum dan tata aturan penghentian operasional faskes.

Tiga RS Baru Siap Menggantikan yang Tutup

Ismed menegaskan bahwa fenomena penutupan ini berbarengan dengan momentum ekspansi fasilitas kesehatan baru di Samarinda. Tiga rumah sakit anyar diproyeksikan mampu menyerap beban pelayanan yang ditinggalkan.

Ketiganya adalah RS Mulya Medika di Samarinda Seberang, Prime Care Hospital, dan RS Polri yang mulai beroperasi di tahun yang sama. "Artinya untuk pelayanan Insya Allah tidak akan terganggu dan tetap optimal," tegas Ismed.

Dua RS Lain Juga Tutup Sebelumnya

Gugurnya RS Bhakti Nugraha melengkapi daftar rumah sakit swasta yang tumbang di Ibu Kota Kalimantan Timur. Sebelumnya, RS Haji Darjat (RSHD) dan RS Islam juga telah menghentikan operasional pada 2025. Namun, Ismed menekankan bahwa masing-masing memiliki penyebab yang berbeda.

"Tapi itu case-nya masing-masing berbeda," jelasnya.

Pemerintah Di-backup Sektor Swasta

Di akhir penjelasannya, Ismed merefleksikan fungsi negara dalam pemenuhan hak dasar warga. Ia mengakui kontribusi sektor privat sangat krusial dalam menyokong sistem kesehatan daerah, meskipun kewajiban utama tetap berada di pundak pemerintah.

"Tetapi kita juga tidak menafikan bahwa pelayanan kesehatan itu juga kita dibantu di-backup dari pelayanan kesehatan oleh fasilitas kesehatan swasta," pungkasnya.

Reporter: Taufik Rahman
Sumber: eksposkaltim.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top