3 Cara Cek Status Desil Bansos di Kalimantan Timur: Online via Situs Kemensos hingga ke Kantor Kelurahan

Penulis: Okta Nugraha  •  Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:01:01 WIB
Warga Kalimantan Timur dapat cek status desil bansos secara online melalui situs resmi Kemensos.

SAMARINDA — Informasi mengenai status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) belakangan ramai dicari warga Kalimantan Timur. Data tersebut menjadi acuan pemerintah pusat dan daerah dalam menyalurkan bansos serta menyusun kebijakan perlindungan sosial.

Kementerian Sosial (Kemensos) mendefinisikan desil sebagai pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat ke dalam sepuluh kelompok. Semakin kecil angka desil, semakin rendah tingkat kesejahteraannya. Dengan mengetahui posisi desil, warga bisa memastikan data sosial ekonominya tercatat dengan benar di sistem.

Lewat Situs Cek Bansos Kemensos

Masyarakat bisa mengecek status desil secara mandiri melalui laman cekbansos.kemensos.go.id. Langkah pertama, masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) 16 digit sesuai KTP.

Setelah itu, ketik huruf kode yang muncul di kotak verifikasi. Jika kode kurang jelas, klik ikon refresh untuk mendapatkan kode baru. Terakhir, klik tombol Cari Data dan sistem akan menampilkan informasi yang terdaftar, termasuk status desil.

Pakai Aplikasi Cek Bansos di Ponsel

Alternatif kedua, warga bisa mengunduh aplikasi Cek Bansos dari Kemensos melalui ponsel masing-masing. Setelah terunduh, login menggunakan akun yang sudah terdaftar.

Masuk ke menu pengecekan data bansos, lalu isi data yang diminta sistem. Klik tombol pencarian, dan hasilnya akan langsung muncul di layar. Metode ini cocok bagi warga yang terbiasa menggunakan ponsel pintar.

Datang Langsung ke Kelurahan atau Dinsos

Bagi warga yang kesulitan mengakses layanan digital, pengecekan tetap bisa dilakukan secara manual. Caranya, siapkan KTP dan Kartu Keluarga (KK).

Datangi kantor desa, kelurahan, atau Dinas Sosial sesuai domisili. Sampaikan tujuan untuk mengecek data desil dalam DTSEN. Serahkan dokumen kepada petugas, dan hasil pengecekan akan diinformasikan langsung.

Jika ditemukan ketidaksesuaian data, masyarakat disarankan berkonsultasi dengan pemerintah daerah atau Dinas Sosial setempat untuk proses perbaikan.

Reporter: Okta Nugraha
Sumber: news.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top