Rachel/Febi Kalah Dua Gim Langsung, Terhenti di 32 Besar Asian Games 2026

Penulis: Sigit Wicaksono  •  Jumat, 25 September 2026 | 17:50:31 WIB
Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum berusaha mengembalikan shuttlecock dalam laga 32 besar ganda putri Asian Games 2026.

KALIMANTAN TIMUR — Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum tersingkir di 32 besar nomor ganda putri Asian Games 2026 setelah kalah dua gim langsung dari Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, 13-21, 11-21. Kekalahan di Ichinomiya City Municipal Gymnasium ini menyisakan satu wakil Indonesia di sektor ganda putri, yakni Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.

Pertandingan yang digelar Jumat (25/9/2026) itu berjalan tidak sesuai harapan bagi pasangan Indonesia. Rachel/Febi sebenarnya sempat menempel ketat pada fase awal gim pertama, hanya tertinggal 10-11 saat interval. Namun setelah jeda, laju poin mereka justru terhenti total.

Gim Pertama: Tertinggal 10-11, lalu Terkunci di Angka 13

Tan/Thinaah merebut enam poin beruntun selepas interval untuk mengunci gim pertama dengan kemenangan 21-13. Rachel/Febi tidak mampu menemukan pola untuk menembus pertahanan wakil Malaysia tersebut.

Keunggulan itu memberi modal besar bagi Tan/Thinaah untuk mengendalikan tempo permainan pada gim kedua.

Gim Kedua: Delapan Poin Beruntun Tan/Thinaah Jadi Penentu

Rachel/Febi sempat tertinggal 7-9 pada awal gim kedua. Namun Tan/Thinaah kembali menunjukkan dominasi dengan meraih delapan poin beruntun, melebarkan jarak menjadi 10 poin.

Wakil Indonesia itu akhirnya menyerah 11-21, memastikan langkah mereka berhenti di 32 besar.

Satu Wakil Tersisa di Ganda Putri

Dengan hasil ini, Indonesia hanya menyisakan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari di babak 16 besar Asian Games 2026. Beban menjaga peluang medali di sektor ganda putri kini sepenuhnya berada di pundak Febriana/Meilysa.

Rachel/Febi sendiri belum memberikan keterangan setelah pertandingan. Kekalahan ini menjadi catatan tersendiri bagi perjalanan ganda putri Indonesia di ajang Asian Games kali ini.

Reporter: Sigit Wicaksono
Sumber: sport.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top