KALIMANTAN TIMUR — Volkswagen AG menyiapkan recall sekitar 4 juta mobil di seluruh dunia akibat baut rak kemudi yang berpotensi berkarat dan patah. Estimasi Handelsblatt menyebut cakupan terbesar menimpa merek Volkswagen sekitar 2 juta unit, disusul Skoda lebih dari 1 juta unit, Audi sekitar 700.000 unit, dan Seat sekitar 200.000 unit. Di Amerika Serikat, kampanye perbaikan ini menyasar 208.724 unit yang terdaftar di NHTSA.
National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) mencatat 208.724 unit yang masuk cakupan recall di Amerika Serikat, terdiri dari Volkswagen Atlas 2018-2019, Tiguan 2018, dan Audi Q3 2019-2021. Angka global yang beredar masih bersifat estimasi media Jerman, Handelsblatt, yang dikutip Carscoops. Volkswagen AG belum merilis jumlah final untuk seluruh wilayah.
Menurut NHTSA, salah satu baut yang menahan rak kemudi ke subframe dapat berkarat dan akhirnya patah. Kondisi ini muncul pada lingkungan tertentu dan setelah bertahun-tahun pemakaian di bawah pengaruh garam jalan, seperti dilaporkan t-online.
Dampaknya serius. "Rumah rak kemudi yang patah dapat mengakibatkan hilangnya kontrol kemudi, meningkatkan risiko kecelakaan," tulis NHTSA dalam surat kepada Volkswagen Group of America tertanggal Kamis (17/9).
Berbeda dari skandal emisi 2015, Volkswagen AG tidak perlu memperbaiki atau membeli kembali mobil yang terdampak. Proses yang dibutuhkan hanya pemasangan baut baru dengan lapisan anti-korosi yang lebih baik.
Dealer akan mengganti baut sisi kanan tanpa biaya. Surat pemberitahuan kepada pemilik dijadwalkan terkirim 10 November 2026.
Carscoops menyebut kampanye ini berpotensi menjadi recall terbesar Volkswagen sejak Dieselgate. Handelsblatt menempatkannya sebagai salah satu recall terbesar dalam sejarah terbaru Volkswagen AG.
Sebagai pembanding, pada September 2015 Volkswagen AG mengumumkan recall 11 juta kendaraan di seluruh dunia imbas skandal regulasi emisi. Namun skala Dieselgate dan kasus baut rak kemudi berbeda jauh dari sisi penanganan: Dieselgate menyentuh inti rekayasa perangkat lunak mesin, sementara kasus terbaru murni persoalan komponen mekanis.
Juru bicara Volkswagen AG memberi keterangan kepada Handelsblatt soal temuan awal. "Dalam pemeriksaan kualitas internal ditemukan bahwa pada kendaraan tertentu dari berbagai seri merek Volkswagen dapat timbul masalah pada kemudi," katanya.
Pemilik kendaraan yang masuk cakupan disarankan menunggu surat resmi sebelum datang ke dealer. Penggantian baut diklaim gratis, tanpa biaya komponen maupun jasa.
Cakupan resmi per wilayah belum diumumkan Volkswagen AG. Angka 4 juta unit yang beredar berasal dari estimasi media, bukan konfirmasi pabrikan. Pemilik Volkswagen, Skoda, Audi, dan Seat di pasar lain perlu menunggu pengumuman resmi dari distributor masing-masing negara.
Yang jelas, gejala yang perlu diwaspadai adalah rasa kemudi yang tidak normal atau munculnya bunyi dari area rak kemudi, terutama pada mobil yang sering melintas jalan bergaram atau berusia di atas lima tahun.