KALIMANTAN TIMUR — Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mempersembahkan medali emas kedua bulu tangkis Indonesia di Asian Games 2026, melampaui target satu emas yang dipatok pemerintah. Tambahan emas ini membuat kontingen Indonesia semakin dekat mengejar target total empat emas.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan apresiasi langsung kepada tim bulu tangkis Indonesia atas pencapaian tersebut. Menurutnya, target pemerintah untuk cabang bulu tangkis sudah terlampaui setelah Leo/Daniel naik ke podium tertinggi.
Erick menyebut pemerintah semula hanya memasang target satu emas dari cabang bulu tangkis. Realitasnya, tim Merah Putih sudah mengumpulkan dua emas di Asian Games 2026.
"Saya memberikan apresiasi dan berterima kasih kepada tim bulu tangkis Indonesia. Target kami adalah satu emas, tetapi hari ini cabor bulu tangkis sudah mampu mempersembahkan dua emas," kata Erick dalam rilis Kemenpora, Selasa (29/9).
Menurut Erick, hasil ini lahir dari kerja kolektif yang panjang. Ia menyoroti peran atlet, pelatih, ofisial, pengurus federasi, hingga tim persiapan kontingen.
"Ini semua berkat komitmen, kerja keras atlet, pelatih, ofisial, pengurus federasi, serta seluruh tim yang telah mempersiapkan kontingen secara serius menghadapi Asian Games," ujarnya.
Selain bulu tangkis, angkat besi juga mendapat apresiasi karena dinilai memenuhi target satu emas. Catatan itu menjadi bukti bahwa target yang disepakati bisa dijadikan motivasi oleh tiap cabang olahraga.
Namun, Erick menyayangkan batalnya Rizki Juniansyah tampil di Asian Games 2026. Kendala yang dihadapi atlet angkat besi tersebut membuat Indonesia kehilangan salah satu andalannya.
"Kami juga memberikan apresiasi kepada angkat besi yang sudah mendapatkan satu emas sesuai dengan target. Ini menunjukkan bahwa target yang telah ditetapkan dapat menjadi motivasi," ucap Erick.
Pemerintah menetapkan target total empat medali emas bagi kontingen Indonesia. Dengan dua emas dari bulu tangkis dan satu dari angkat besi, Indonesia masih membutuhkan satu emas tambahan.
Erick berharap emas Leo/Daniel menjadi pemicu semangat atlet lain yang masih bertanding. Ia menegaskan Kemenpora akan mengawal perjuangan kontingen hingga pertandingan terakhir.
"Tinggal satu emas lagi dari target yang sudah kami tetapkan. Jadikan pencapaian emas ini sebagai pemacu semangat atlet-atlet kita yang masih berjuang untuk mendapatkan emas berikutnya," kata Erick.
"Kami kawal bersama perjuangan ini sampai pertandingan terakhir. Semoga emas berikutnya segera hadir dan target empat emas dapat kita capai," ujarnya menambahkan.
Erick menegaskan perjuangan kontingen Indonesia belum selesai. Kemenpora masih menanti prestasi dari cabang-cabang olahraga lain yang dinilai menjanjikan medali emas.
Setiap cabang olahraga diminta menjaga komitmen terhadap target yang telah disepakati. Menurut Erick, konsistensi itu menjadi kunci agar target empat emas bisa terealisasi di Asian Games 2026.
"Kami masih menunggu perjuangan dari cabang-cabang olahraga lain yang juga menjanjikan emas. Karena setiap cabang olahraga harus menjaga komitmen untuk memenuhi target yang telah disepakati," tutur Erick.