Haaland Disebut Sudah Bilang "Ya" ke Barcelona, Manchester City Terancam Krisis

Penulis: Ridho Pratama  •  Rabu, 30 September 2026 | 17:50:32 WIB
Komisi independen menyatakan Manchester City bersalah atas pelanggaran aturan keuangan Premier League.

KALIMANTAN TIMUR — Manchester City menghadapi badai besar setelah komisi independen menyatakan klub bersalah atas seluruh pelanggaran aturan keuangan Premier League. Erling Haaland disebut tidak akan bertahan di Etihad Stadium jika Citizens terdegradasi paksa, dan laporan terbaru menyebut penyerang Norwegia itu pernah menyatakan kesediaan bergabung ke Barcelona.

Premier League mengonfirmasi putusan tersebut melalui pernyataan resmi yang menyebut Manchester City gagal melaporkan pendapatan dan pengeluaran secara akurat sesuai Profitability and Sustainability Rules Premier League serta aturan Club Licensing and Financial Fair Play UEFA. Kata "sham" muncul lima kali dalam pernyataan itu, menandakan betapa seriusnya temuan komisi independen terhadap klub asuhan Pep Guardiola tersebut.

Hukuman yang mengancam City membuka peluang besar bagi klub lain untuk memburu Haaland. Menurut laporan Football Insider, mustahil bagi penyerang berusia 26 tahun itu bertahan di Etihad Stadium jika City dipaksa turun kasta dari Premier League.

117 Gol dalam 137 Laga, tapi Masa Depan Haaland Kini Tak Pasti

Haaland bergabung dengan Manchester City pada 2022 dari Borussia Dortmund dan langsung menjelma jadi mesin gol. Ia mencetak 117 gol dalam 137 pertandingan bersama Sky Blues serta meraih dua gelar liga. Catatan itu membuatnya jadi salah satu penyerang paling produktif di Eropa, sekaligus aset paling berharga milik City saat ini.

Namun krisis finansial yang melanda klub bisa memaksa City menjual pemain terbaiknya. Dalam situasi seperti itu, Barcelona disebut berada di barisan terdepan bersama Paris Saint-Germain dan Bayern Munich untuk mengamankan jasa Haaland.

Barcelona Sudah Bicara dengan Haaland Sejak 2021

Barcelona ternyata pernah membuka pembicaraan dengan Haaland jauh sebelum ia bergabung ke City. Mundo Deportivo melaporkan Blaugrana ingin menjadikan penyerang Skandinavia itu sebagai pengganti Robert Lewandowski, dengan negosiasi awal bersama mendiang agen Mino Raiola dimulai pada April 2021.

Haaland dikabarkan sangat antusias dengan prospek bergabung ke Camp Nou dan menyatakan kesediaannya memperkuat Barcelona pada 2022. Xavi Hernandez yang saat itu menjabat pelatih bahkan terbang ke Munich untuk bertemu langsung dengan Haaland guna memaparkan proyek klub.

"Pada Maret 2022, Xavi Hernandez melakukan perjalanan ke Munich untuk bertemu dengannya secara langsung dan menyelesaikan penjelasan proyek," demikian laporan Mundo Deportivo, yang menambahkan bahwa Haaland mengatakan "ya" untuk Barcelona pada musim berikutnya, yang berarti ia akan bergabung pada 2023.

Peluang Barcelona dan Nilai Pasar Haaland

Media Spanyol Sport menegaskan Haaland akan memprioritaskan kepindahan ke Barcelona, yang berarti ia berpotensi berhadapan dengan Kylian Mbappe dalam laga El Clasico. Transfermarkt menilai Haaland sekitar 220 juta euro, angka yang tidak kecil namun sepadan untuk pemain terbaik di planet ini.

Barcelona sendiri sempat menolak membayar mahal untuk mantan rekan setim Haaland, Julian Alvarez, pada musim panas lalu karena merasa tidak perlu menambah kekuatan di lini serang. Raphinha yang kembali bersinar sebagai nomor sembilan menjadi alasan utama sikap tersebut.

Meski begitu, Haaland adalah prospek yang sangat berbeda. Peluang merekrut salah satu penyerang terbaik dunia kemungkinan besar tidak akan dilewatkan begitu saja oleh presiden Barcelona, Joan Laporta.

Manchester City dijadwalkan menghadapi Liverpool saat Premier League kembali bergulir setelah jeda internasional. Laga itu akan menjadi ujian berat bagi City di tengah ketidakpastian yang menyelimuti masa depan klub dan bintang utamanya.

Reporter: Ridho Pratama
Sumber: fourfourtwo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top