BYD M6 DM Meluncur di GIIAS Semarang, PHEV 7 Penumpang Rp401 Juta

Penulis: Ridho Pratama  •  Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:19:01 WIB
BYD memperkenalkan M6 DM di GIIAS Semarang 2026 sebagai MPV plug-in hybrid tujuh penumpang.

KALIMANTAN TIMUR — BYD Motor Indonesia memperkenalkan M6 DM di GIIAS Semarang 2026, MPV plug-in hybrid tujuh penumpang dengan harga Rp401 juta on the road Semarang. Varian Standard dibekali baterai 55,4 kWh berjarak tempuh 420 km, sementara varian Superior memakai baterai 71,8 kWh dengan jarak 530 km versi NEDC. Keduanya mengusung Blade Battery dan bisa diisi bensin ketika kesulitan menemukan charger.

Pameran GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome, Kampus Undip Tembalang, menjadi ajang perkenalan M6 DM bagi konsumen Jawa Tengah. Acara berlangsung 30 September hingga 4 Oktober 2026, dan BYD memanfaatkan momen tersebut untuk menyapa calon pembeli di luar Jakarta.

M6 DM masuk ke segmen MPV keluarga yang selama ini dikuasai mesin bensin konvensional. Kapasitasnya mencapai enam hingga tujuh penumpang dengan kabin lega untuk mobilitas harian maupun perjalanan jauh.

Dua Pilihan Baterai: 55,4 kWh dan 71,8 kWh

BYD menyediakan dua varian berbeda untuk M6 DM. Varian Standard memakai baterai 55,4 kWh dengan jarak tempuh hingga 420 kilometer. Varian Superior dibekali baterai 71,8 kWh yang mampu menempuh 530 kilometer berdasarkan pengujian NEDC.

Keduanya menggunakan Blade Battery, teknologi sel baterai yang sudah dipakai lini kendaraan listrik BYD lainnya. Kombinasi motor listrik dan mesin bensin membuat pengisian energi tidak selalu bergantung pada stasiun pengisian.

Alasan BYD Pilih Plug-in Hybrid untuk Pasar Indonesia

Head of Public Relations and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, menyebut infrastruktur pengisian baterai belum merata di Indonesia. Kondisi itu jadi pertimbangan utama menghadirkan M6 DM sebagai opsi elektrifikasi.

"Pengalaman berkendaranya rasa kendaraan listrik. Namun, untuk pengisian energinya tidak selalu bergantung pada charger karena bisa menggunakan bahan bakar," ujar Luther saat konferensi pers GIIAS Semarang 2026, Rabu (30/9/2026).

Fasilitas charging memang lebih mudah ditemukan di kota-kota besar. Pengguna kendaraan listrik kerap kesulitan saat melakukan perjalanan jauh ke daerah yang belum memiliki infrastruktur memadai.

"Perkembangan kendaraan elektrifikasi di Indonesia masih memiliki kendala dari sisi infrastruktur, terutama pengecasan baterai yang belum merata di luar kota-kota besar. Kalau perjalanan jauh dan kesulitan mencari tempat charging, pengguna tetap bisa mengisi bahan bakar," jelasnya.

Harga Varian Standard Rp401 Juta OTR Semarang

Di GIIAS Semarang 2026, BYD M6 DM varian Standard ditawarkan dengan harga Rp401 juta on the road Semarang. Angka itu disebut Luther cukup kompetitif dibandingkan merek lain di kelasnya.

"Harga yang kami umumkan tadi cukup kompetitif dibandingkan merek lainnya di kelasnya," kata Luther.

Jaringan Dealer dan Kapasitas Pabrik Subang

BYD terus memperluas jaringan penjualan dan layanan di Jawa Tengah dan DIY. Saat ini, jaringan dealer BYD disebut telah tersedia di tujuh lokasi yang mencakup 16 wilayah di kedua provinsi tersebut.

Kapasitas produksi pabrik BYD di Subang mencapai sekitar 150 ribu unit per tahun. Dengan kapasitas itu, BYD berupaya menjaga ketersediaan kendaraan elektrifikasi untuk pasar Indonesia.

Luther menambahkan, kehadiran M6 DM di Semarang memberi kesempatan bagi masyarakat melihat langsung pilihan kendaraan elektrifikasi yang menggabungkan tenaga listrik dan mesin bensin.

"Ini menjadi salah satu solusi bagi masyarakat yang ingin mendapatkan pengalaman berkendara kendaraan listrik, tetapi tetap memiliki fleksibilitas ketika melakukan perjalanan jauh," pungkasnya.

Reporter: Ridho Pratama
Sumber: halosemarang.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top