SAMARINDA — Etam-Go dikembangkan melalui skema Kolaborasi Riset dan Inovasi Strategis bertajuk "Pengembangan Platform Etam-Go: Perangi Pengangguran Solusi Inovatif Peningkatan Ekonomi Daerah". Kepala Brida Kaltim Fitriansyah menyebut pengembangan inovasi berbasis teknologi diarahkan untuk menjawab persoalan pembangunan daerah, termasuk tantangan ketenagakerjaan.
Menurut Fitriansyah, pemanfaatan teknologi lewat Etam-Go diharapkan mempertemukan kebutuhan tenaga kerja dengan peluang pekerjaan secara lebih efektif. Inovasi itu juga diproyeksikan mendukung peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat di Kaltim.
Lewat pendekatan digital, Etam-Go berpotensi menjadi penghubung antara pencari kerja dan pemberi kerja. Informasi mengenai peluang kerja dapat diakses lebih mudah, sementara dunia usaha memperoleh sumber daya manusia sesuai kebutuhan mereka.
"Pada saat bersamaan, dunia usaha juga dapat memanfaatkan platform tersebut untuk menemukan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja," kata Fitriansyah, yang akrab disapa Ipit.
Pengembangan Etam-Go menjadi salah satu upaya mendorong pemanfaatan hasil riset untuk menjawab persoalan nyata pembangunan. Fokus utamanya memperluas akses informasi ketenagakerjaan bagi warga Kaltim.
Seminar akhir riset yang digelar di kantor Brida Kaltim membahas sejumlah aspek pengembangan platform. Pembahasan mencakup penguatan fitur, manfaat bagi masyarakat, potensi integrasi data, serta peluang pengembangan dan penerapan Etam-Go.
Seminar dipandu moderator Muhammad Setiawan Prabowo dari Brida Kaltim. Para periset memberikan masukan terhadap hasil pengembangan platform yang telah dikerjakan bersama Politeknik Pertanian Negeri Samarinda.
"Masukan tersebut tentu menjadi bagian penting untuk menyempurnakan hasil riset, sebelum platform dikembangkan lebih lanjut dan diterapkan secara lebih luas," ujar Ipit.
Brida Kaltim menyatakan pengembangan Etam-Go masih memerlukan penguatan agar manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat dan dunia usaha di Kaltim. Penyempurnaan dilakukan sebelum platform diterapkan secara lebih masif.
Platform digital ini menyasar dua sisi sekaligus: memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja dan membantu dunia usaha memperoleh tenaga kerja sesuai kebutuhan. Hasil riset yang telah dipaparkan menjadi dasar penyempurnaan tahap berikutnya.