KALIMANTAN TIMUR — Apple resmi merekrut Scott Tucker, yang hampir enam tahun menjabat VP dan deputy general counsel litigasi global di Meta, untuk posisi baru VP global litigation and financial services. Langkah ini melengkapi perombakan tim hukum Apple setelah Jennifer Newstead, mantan chief legal officer Meta, masuk sebagai general counsel awal tahun ini. Penunjukan Tucker menandai makin menyatunya fungsi hukum dan urusan pemerintahan Apple di tengah tekanan regulasi global.
Scott Tucker bergabung ke Apple setelah lima tahun lebih menangani sengketa hukum Meta di berbagai yurisdiksi. Sebelum masuk Meta pada 2021, ia pernah menduduki posisi senior di divisi hukum Morgan Stanley. Bloomberg melaporkan penunjukan Tucker belum diumumkan resmi oleh Apple karena proses internal masih berjalan.
Jabatan VP global litigation and financial services merupakan posisi yang baru dibuat Apple. Tucker akan mengawasi litigasi komersial dan paten di seluruh dunia, sekaligus menangani perkara hukum yang menyangkut layanan keuangan Apple seperti Apple Pay dan Apple Card.
Dengan cakupan itu, Tucker memegang dua area yang belakangan paling sering berhadapan dengan regulator dan pesaing. Sengketa paten di pasar smartphone dan gugatan seputar layanan pembayaran menjadi dua front hukum yang aktif di Amerika Serikat maupun Eropa.
Kehadiran Tucker mengubah jalur pelaporan internal Apple. Heather Grenier, VP commercial and competition litigation, kini melapor ke Tucker, bukan langsung ke General Counsel Jennifer Newstead. Grenier tetap duduk di jajaran kepemimpinan hukum Apple.
Apple juga memperluas tanggung jawab Kyle Andeer, eksekutif hukum senior perusahaan. Andeer kini menangani urusan hukum internasional serta fungsi yang menyangkut keamanan anak di ranah online, keamanan siber, dan penegakan hukum.
Newstead masuk ke Apple sebagai general counsel menggantikan Kate Adams yang lama menjabat. Wewenangnya kemudian melebar ke urusan pemerintahan setelah Lisa Jackson pensiun dari divisi tersebut.
Perubahan itu menyatukan tim hukum dan urusan pemerintahan Apple di bawah satu eksekutif. Tim Cook, yang kini menjabat executive chairman, tetap terlibat langsung dalam pengelolaan hubungan perusahaan dengan pemerintah. Apple juga merekrut Nate Gatten, mantan eksekutif American Airlines, sebagai VP government affairs.
Meta menghadapi gelombang gugatan antitrust, privasi, dan moderasi konten di berbagai negara dalam beberapa tahun terakhir. Pengalaman Tucker menangani litigasi lintas yurisdiksi di perusahaan itu menjadi modal yang relevan bagi Apple.
Apple sendiri tengah menghadapi tekanan serupa, mulai dari perkara antitrust di Amerika Serikat dan Eropa hingga sengketa paten dengan sejumlah produsen chip dan smartphone. Penguatan tim hukum dibaca sebagai sinyal kesiapan perusahaan menghadapi sengketa yang lebih kompleks.
Penunjukan Tucker menjadi bagian terbaru dari konsolidasi kepemimpinan hukum Apple di bawah Newstead. Arah rekrutmen perusahaan dalam beberapa bulan ke depan akan menunjukkan seberapa agresif Apple menyiapkan diri menghadapi perkara hukum di pasar internasional.