Pencarian

Cuaca Buruk di Soekarno-Hatta, Pesawat Batik Air Yogyakarta-Jakarta Dialihkan ke Lampung

Senin, 25 Mei 2026 • 18:41:01 WIB
Cuaca Buruk di Soekarno-Hatta, Pesawat Batik Air Yogyakarta-Jakarta Dialihkan ke Lampung
Pesawat Batik Air Yogyakarta-Jakarta dialihkan mendarat di Bandara Radin Inten II Lampung akibat cuaca buruk di Soekarno-Hatta.

KALIMANTAN TIMUR — Pesawat jenis Boeing 737-800 dengan nomor penerbangan ID-7526 itu lepas landas dari Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) pukul 16.30 WIB dan dijadwalkan tiba di Soekarno-Hatta pukul 17.50 WIB. Namun, saat hendap mendarat, pilot melaporkan kondisi cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang dan jarak pandang yang sangat terbatas di sekitar landasan pacu Bandara Soekarno-Hatta.

Pertimbangan Keselamatan Jadi Prioritas Utama

Keputusan untuk divert atau mengalihkan rute diambil oleh pilot setelah melakukan dua kali percobaan pendekatan (approach) yang gagal. "Keselamatan penerbangan adalah yang utama. Cuaca di sekitar Soekarno-Hatta saat itu tidak memungkinkan untuk pendaratan yang aman," demikian pernyataan resmi Corporate Communications Batik Air yang diterima di Jakarta, Selasa (16/4).

Pesawat akhirnya mendarat dengan selamat di Bandara Radin Inten II, Lampung, pada pukul 18.45 WIB. Seluruh penumpang dan awak pesawat dilaporkan dalam kondisi baik tanpa ada korban jiwa maupun luka-luka.

Penanganan Penumpang dan Jadwal Penerbangan Ulang

Setelah mendarat di Lampung, maskapai segera menyediakan akomodasi dan konsumsi bagi para penumpang. Batik Air juga telah mengatur jadwal penerbangan lanjutan dari Lampung menuju Jakarta pada keesokan harinya.

Seorang penumpang, Andi Pratama (34), mengaku sempat panik namun lega setelah pesawat berhasil mendarat dengan selamat. "Memang goncangannya cukup terasa saat mau landing. Tapi pilot dan kru informatif terus memberi penjelasan. Kami bersyukur semuanya baik-baik saja," katanya saat dihubungi dari Jakarta.

Fenomena Cuaca Ekstrem di Musim Pancaroba

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca buruk di wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Senin sore. Fenomena ini merupakan dampak dari bibit siklon tropis yang memicu peningkatan kecepatan angin dan pembentukan awan Cumulonimbus yang tebal.

BMKG mengimbau seluruh maskapai dan operator bandara untuk terus memantau perkembangan cuaca terkini. Kondisi serupa berpotensi terjadi kembali dalam sepekan ke depan di sejumlah bandara utama Indonesia, termasuk Soekarno-Hatta dan Juanda, Surabaya.

Hingga berita ini diturunkan, Batik Air menyatakan seluruh jadwal penerbangan dari dan menuju Yogyakarta serta Jakarta telah kembali normal. Maskapai juga membuka jalur komunikasi bagi penumpang yang ingin melakukan refund atau reschedule tiket tanpa biaya tambahan akibat kejadian ini.

Bagikan
Sumber: cnbcindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks