KALIMANTAN TIMUR — PT Jasa Marga (Persero) Tbk melaporkan peningkatan volume kendaraan paling signifikan terjadi di Gerbang Tol (GT) Cikunir 6. Sebanyak 12.053 kendaraan melintas di titik itu, melonjak 56,78 persen dari kondisi normal yang hanya 7.688 kendaraan.
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati, menjelaskan lonjakan ini mencerminkan dominasi arus balik dari kawasan Jawa Barat dan Bandung Raya. “Peningkatan tertinggi tercatat di GT Cikunir 6,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (31/5/2026).
Dari Arah Puncak dan Merak, Volume Tetap Tinggi
Dua gerbang tol lainnya juga mencatat volume di atas rata-rata. Di GT Ciawi 2, yang menjadi pintu masuk dari kawasan Puncak Bogor, sebanyak 38.127 kendaraan tercatat melintas. Angka ini naik 11,39 persen dibandingkan volume normal sebanyak 34.228 kendaraan.
Sementara itu, dari arah Merak melalui GT Cikupa arah Jakarta, Jasa Marga mencatat 48.051 kendaraan. Meski hanya naik 3,90 persen dari normal (46.249 kendaraan), jumlah absolutnya tetap yang terbesar di antara ketiga titik pemantauan.
Arus ke Bandung dan Garut Stabil
Berbeda dengan arus balik ke Jakarta, pergerakan kendaraan menuju wilayah Bandung, Rancaekek, Garut, dan sekitarnya cenderung stabil. Tidak ada lonjakan signifikan dibandingkan kondisi lalu lintas harian biasa.
Fenomena ini menunjukkan pola khas libur panjang: mayoritas pemudik memilih kembali ke ibu kota lebih awal, sementara arus ke luar Jakarta sudah mulai landai. Jasa Marga mengimbau pengendara tetap waspada terhadap kepadatan di titik-titik rawan macet, terutama di gerbang tol utama pada jam sibuk sore hingga malam hari.