KALIMANTAN TIMUR — Gempa yang mengguncang Maumere tidak hanya merusak bangunan, tetapi juga mengganggu pasokan air bersih bagi warga. Menyadari kondisi kritis ini, Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal (FT) Maumere bergerak cepat menyalurkan bantuan 35.000 liter air bersih ke empat desa yang paling terdampak.
Kebutuhan air bersih menjadi perhatian utama karena warga tidak bisa mengandalkan sumur atau sumber air biasa yang mungkin terkontaminasi atau rusak akibat gempa. Kehadiran air bersih ini menjadi penopang utama bagi warga untuk menjalani aktivitas sehari-hari di tengah masa pemulihan.
Empat Desa yang Menjadi Prioritas
Distribusi air bersih difokuskan pada empat desa yang mengalami dampak paling parah. Keempat desa tersebut dipilih berdasarkan hasil asesmen cepat tim Pertamina di lapangan, yang menemukan bahwa warga di lokasi-lokasi ini kesulitan mengakses air bersih dari sumber-sumber yang biasa mereka gunakan.
Penyaluran dilakukan menggunakan mobil tangki air yang beroperasi langsung ke titik-titik pengungsian dan permukiman warga. Petugas FT Maumere berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan relawan untuk memastikan air sampai ke tangan warga yang membutuhkan.
Bantuan air bersih ini merupakan bagian dari rangkaian respons tanggap darurat Pertamina Peduli. Perusahaan juga terus memantau perkembangan kondisi di lapangan untuk menentukan langkah lanjutan yang diperlukan warga.
Komitmen Pertamina di Tengah Bencana
Penyaluran air bersih ini menegaskan peran Pertamina dalam membantu masyarakat di luar sektor energi. Sebagai BUMN, kehadiran perusahaan di tengah masyarakat terdampak bencana diharapkan bisa meringankan beban mereka.
Pertamina Patra Niaga sendiri memiliki jaringan infrastruktur yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk FT Maumere. Keberadaan infrastruktur ini memungkinkan perusahaan merespons cepat kebutuhan darurat seperti distribusi air bersih.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menangani dampak gempa. Kolaborasi antara BUMN, pemerintah, dan relawan menjadi kunci agar bantuan tepat sasaran dan berkelanjutan.
Pemulihan Pascagempa Masih Berlanjut
Distribusi air bersih merupakan salah satu tahap awal dari proses pemulihan yang lebih panjang. Warga Maumere masih membutuhkan bantuan lain seperti hunian sementara, makanan, dan layanan kesehatan.
Pertamina menyatakan akan terus memantau kebutuhan warga dan berkoordinasi dengan otoritas setempat. Jika dibutuhkan, perusahaan tidak menutup kemungkinan untuk menyalurkan bantuan tambahan di luar air bersih.
Bantuan 35.000 liter air bersih ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan warga dalam beberapa hari ke depan, sambil menunggu perbaikan infrastruktur air secara permanen oleh pemerintah daerah.