KALIMANTAN TIMUR — Kolaborasi antara BUMN energi dan aparat keamanan ini bukan sekadar seremonial. General Manager PLN UID Banten, Tonny Bellamy, bertemu langsung dengan Kapolda Banten, Irjen Pol. Hengki, untuk menyamakan visi dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan. Pertemuan tersebut menjadi ajang koordinasi untuk memitigasi potensi gangguan terhadap aset-aset vital yang tersebar di Provinsi Banten.
Tonny menegaskan bahwa keandalan listrik tidak hanya bergantung pada kesiapan internal perusahaan. Dukungan keamanan dari kepolisian menjadi faktor penentu, terutama untuk infrastruktur yang masuk dalam kategori Obvitnas. Aset-aset ini tidak hanya dikelola oleh PLN UID Banten, tetapi juga unit kerja lain seperti PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UIT JBB), Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (UIP JBB), dan Unit Induk Pusat Pengatur Beban (UIP2B).
Mengapa Pengamanan Infrastruktur Listrik Begitu Krusial?
Infrastruktur kelistrikan adalah tulang punggung perekonomian Banten. Mulai dari kawasan industri hingga rumah sakit dan layanan publik, semuanya bergantung pada pasokan listrik yang stabil. Gangguan sekecil apa pun pada jaringan transmisi atau gardu induk bisa memicu pemadaman yang merugikan banyak pihak.
“Infrastruktur kelistrikan merupakan bagian penting dalam menggerakkan aktivitas masyarakat dan perekonomian Banten. Kami berharap koordinasi bersama Polda Banten dapat semakin memperkuat langkah preventif terhadap berbagai potensi gangguan sehingga listrik dapat terus tersalurkan secara aman dan andal kepada masyarakat,” ujar Tonny dalam keterangan resminya.
Pencurian kabel, vandalisme, hingga aksi terorisme menjadi ancaman nyata yang harus diantisipasi. Karena itu, penguatan koordinasi diarahkan untuk membangun sistem deteksi dini dan kesiapan penanganan jika terjadi kondisi darurat yang membutuhkan dukungan pengamanan dari aparat.
Polda Banten Siap Bergerak, Ini Komitmennya
Kapolda Banten, Irjen Pol. Hengki, menyambut baik inisiatif PLN. Menurutnya, pengamanan objek vital nasional adalah bagian dari tugas kepolisian untuk menjaga keberlangsungan pelayanan publik. Polda Banten berkomitmen untuk mengedepankan upaya pencegahan agar potensi gangguan bisa diantisipasi sejak dini.
“Polda Banten siap memperkuat sinergi dan koordinasi dengan PLN dalam menjaga keamanan infrastruktur ketenagalistrikan yang memiliki peran strategis bagi masyarakat. Upaya pencegahan harus kita kedepankan agar berbagai potensi gangguan keamanan terhadap objek vital dapat diantisipasi sejak dini,” tegas Hengki.
Lebih lanjut, ia memastikan seluruh jajaran, baik di tingkat Polda maupun Polres, siap mendukung kegiatan PLN di lapangan. Namun, ia mengingatkan agar seluruh proses dilakukan secara profesional dan humanis sesuai dengan ketentuan yang berlaku. "Koordinasi yang baik menjadi kunci. Kami tentunya mendukung setiap upaya yang bertujuan menjaga pelayanan publik tetap berjalan dengan aman dan tertib," tambahnya.
Sinergi untuk Keandalan Pasokan Listrik Banten
Kerja sama ini diharapkan mampu menciptakan efek deterrence bagi pihak-pihak yang berniat mengganggu aset kelistrikan. Dengan koordinasi yang solid antara PLN dan Polda Banten, distribusi listrik ke rumah-rumah, pabrik, dan perkantoran diharapkan berjalan tanpa hambatan berarti.
Langkah ini juga sejalan dengan komitmen PLN untuk meningkatkan kualitas pelayanan di tengah meningkatnya kebutuhan energi di Provinsi Banten. Keamanan yang terjaga akan memastikan investasi infrastruktur yang telah ditanamkan perusahaan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.