SANGATTA — Peristiwa hilangnya seorang anak berusia 7 tahun di Desa Singa Gembara, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur, membuat warga dan aparat setempat siaga. Korban dilaporkan tidak kembali ke rumah sejak Senin sore, memicu respons cepat dari pihak kepolisian.
Kapolsek Sangatta Utara membenarkan adanya laporan kehilangan tersebut. Pihaknya langsung bergerak dengan memeriksa rekaman CCTV di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi terakhir korban terlihat.
“Kami sudah mengerahkan personel dan berkoordinasi dengan tim SAR serta relawan untuk melakukan pencarian,” ujar Kapolsek Sangatta Utara. Proses pencarian difokuskan di area sekitar rumah korban dan kawasan pemukiman padat penduduk.
Bocah tersebut dilaporkan hilang pada Senin sore. Hingga malam hari, keluarga dan warga sekitar belum menemukan tanda-tanda keberadaannya. Laporan resmi baru disampaikan ke polisi setelah upaya pencarian mandiri oleh keluarga tidak membuahkan hasil.
Pihak kepolisian belum merilis ciri-ciri fisik lengkap korban, namun meminta warga yang melihat atau memiliki informasi untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat.
Kapolsek mengimbau warga yang mengetahui keberadaan bocah tersebut agar segera menghubungi call center Polsek Sangatta Utara atau langsung mendatangi kantor polisi. Informasi sekecil apa pun sangat berarti bagi tim pencari.
“Kami juga meminta warga untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak mengganggu proses pencarian,” tambahnya.
Bocah berusia 7 tahun itu terakhir terlihat pada Senin sore di sekitar Desa Singa Gembara, Kecamatan Sangatta Utara. Keluarga baru melaporkan kehilangan setelah korban tak kunjung pulang hingga malam hari.
Polisi telah memeriksa rekaman CCTV di lokasi kejadian dan mengerahkan tim gabungan yang terdiri dari personel kepolisian, SAR, dan relawan untuk melakukan pencarian di lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, polisi belum menyimpulkan penyebab hilangnya bocah tersebut. Pemeriksaan CCTV dan penyisiran masih terus dilakukan untuk mengumpulkan bukti dan keterangan saksi.