Terowongan Samarinda Tinggal Tunggu Rekomendasi Tim Ahli Kementerian PU, Operasional Ditarget Akhir 2026

Penulis: Taufik Rahman  •  Jumat, 25 September 2026 | 10:15:30 WIB
Pemeriksaan teknis Terowongan Samarinda rampung dan menunggu penilaian tim ahli Kementerian Pekerjaan Umum.

SAMARINDA — Pemeriksaan teknis Terowongan Samarinda telah rampung, tetapi hasil akhirnya masih bergantung pada rapat penilaian tim ahli Kementerian Pekerjaan Umum. Tim pendahuluan dilaporkan sudah berada di Samarinda selama sekitar dua pekan untuk mengecek kondisi lapangan dan meminta sejumlah data teknis dari Pemkot.

Seluruh catatan dari pemeriksaan itu, menurut Sekda Kota Samarinda Neneng Chamelia Shanti, sudah ditindaklanjuti. Sebagian masukan diselesaikan lewat penambahan fasilitas, sebagian lain cukup dijawab dengan penjelasan dan data teknis.

Catatan Tim Ahli Tidak Semua Berujung Penambahan Fasilitas

Neneng menjelaskan tim ahli menyampaikan daftar rincian evaluasi kepada Pemkot Samarinda. Tidak semua poin dalam daftar itu menuntut pembangunan fasilitas baru di dalam terowongan.

"Ada evaluasi, dia menyampaikan daftar rinciannya, itu semua sudah ditindaklanjuti. Jadi tidak semua harus ditambahkan, tapi ada penjelasan dari kita, di-ACC sudah," kata Neneng, Kamis (24/9/2026).

Pemeriksaan lapangan oleh tim pendahulu berlangsung sekitar dua pekan. Setelah itu, tahapan berlanjut ke rapat dan penilaian tim ahli yang khusus menangani sejumlah terowongan di daerah lain.

"Dari tim pendahulu itu kemarin dua minggu ada di Samarinda. Ini tinggal rapat, ada yang via Zoom, ada juga yang langsung," ujarnya.

Jadwal Rekomendasi Menyesuaikan Agenda Tim Ahli

Pemkot Samarinda masih berkomunikasi soal jadwal keluarnya rekomendasi. Penjadwalan menyesuaikan agenda tim ahli yang juga menangani penilaian terowongan di daerah lain.

"Ini masih kita komunikasikan dengan tim ahlinya, karena tim ahlinya ini khusus. Jadi kita ini hanya terkait dengan jadwal penyampaian," jelas Neneng.

Kondisi itu membuat target penyelesaian proses kelayakan yang sebelumnya diproyeksikan pada September berpotensi bergeser. Meski begitu, Pemkot belum mengubah target pengoperasian terowongan pada akhir tahun.

Pemkot Sebut Tidak Ada Kendala yang Menghentikan Evaluasi

Neneng memastikan sejauh ini tidak ada kendala yang menghentikan proses evaluasi. Semua pertanyaan tim ahli, menurutnya, sudah dapat dikonfirmasi dan dijawab Pemkot Samarinda.

"Sejauh ini apa yang ditanyakan itu semua sudah terkonfirmasi, bisa kita konfirmasi, bisa kita jawab," ujarnya.

Terowongan Samarinda dibangun sebagai salah satu upaya mengurai kemacetan di kawasan Gunung Manggah hingga Jalan Sultan Alimuddin. Selama SLF belum diterbitkan, terowongan tidak dapat dibuka untuk lalu lintas umum.

Pemkot Samarinda menyatakan tetap optimistis terowongan bisa dioperasikan pada akhir tahun. "Masih, kita tetap optimis," kata Neneng.

Reporter: Taufik Rahman
Sumber: insitekaltim.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top