BONTANG — Aksi bersih-bersih di pusat olahraga masyarakat itu melibatkan seluruh pengurus inti, kader, dan Organisasi Sayap Partai Gerindra, TIDAR. Warga sekitar Lapangan Kampung Baru juga diajak bergabung menjaga kebersihan lingkungan.
Ketua DPC Gerindra Bontang Agus Haris menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari instruksi kepartaian yang sejalan dengan program pemerintah kota.
"Ini arahan bapak Presiden kita. Setiap sebulan sekali kami akan jalankan program ASRI. Selaras juga dengan program Pemkot Bontang yaitu GESIT," ucap Agus Haris.
Sampah yang terkumpul dari Lapangan Kampung Baru langsung diangkut ke Tempat Pembuangan Sementara Terpadu (TPST). Petugas memilah sampah terlebih dahulu sebelum dikirim ke tempat pembuangan akhir.
Pemilahan ini menjadi bagian dari rangkaian program ASRI yang menekankan pengelolaan sampah, bukan sekadar pengangkutan. Warga yang terlibat dalam aksi tersebut turut membantu proses pengumpulan di sekitar lapangan.
Pria yang kerap disapa AH itu memastikan program ASRI dan GESIT masuk agenda tetap DPC Gerindra Bontang setiap bulan. Lokasi pembersihan akan disesuaikan dengan jadwal yang disusun pengurus.
"Lokasi pembersihan juga akan menyasar kawasan infrastruktur publik, pariwisata, dan pantai yang ada di Bontang. Ini akan rutin setiap sebulan sekali," sambungnya.
Kawasan pantai dan ruang publik menjadi prioritas berikutnya karena kedua area itu paling sering terdampak tumpukan sampah, terutama pada musim ramai kunjungan.
GESIT atau Gerakan Sampah Itu Tanggung Jawabku merupakan program Pemkot Bontang yang menekankan peran warga dalam menjaga kebersihan. DPC Gerindra menempatkan program ASRI sebagai pendukung gerakan tersebut di tingkat partai.
Kolaborasi antara kader partai dan warga sekitar Lapangan Kampung Baru menjadi contoh pelaksanaan di lapangan. Pola serupa akan diterapkan di lokasi-lokasi berikutnya dengan melibatkan komunitas setempat.
DPC Gerindra Bontang belum merinci jumlah sampah yang terkumpul dari kegiatan perdana tersebut. Pengurus menyatakan evaluasi akan dilakukan setelah beberapa kali pelaksanaan untuk mengukur efektivitas program.