Neraca Dagang Kaltim Agustus 2026 Surplus 1,28 Miliar Dolar AS, Ekspor Nonmigas Jadi Penopang

Penulis: Ridho Pratama  •  Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:45:32 WIB
Kepala BPS Kalimantan Timur Mas'ud Rifai menyampaikan capaian surplus neraca dagang Kaltim Agustus 2026 di Samarinda, Sabtu (4/10/2026).

SAMARINDA — Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Timur Mas'ud Rifai menyampaikan capaian tersebut di Samarinda, Sabtu (4/10/2026). Menurut dia, perubahan struktur ekspor mulai terlihat karena Kaltim tidak lagi hanya mengandalkan batu bara dan migas.

Hasil industri naik 51,87 persen dibandingkan Juli 2026, sementara hasil tambang turun 16,61 persen. Komoditas lemak dan minyak hewani/nabati melonjak 84,27 persen.

China Masih Pasar Ekspor Terbesar Kaltim

China tetap menjadi pasar ekspor terbesar Kaltim dengan porsi 32,23 persen, disusul India dan Filipina. Vietnam dan Taiwan mengalami penurunan permintaan signifikan pada Agustus.

"Secara kumulatif Januari-Agustus 2026, kinerja perdagangan luar negeri Kaltim tetap positif dan mencatatkan surplus yang konsisten, melemahkan harga dan permintaan pasar global mempengaruhi nilai ekspor bulanan. Surplus kumulatif perdagangan Kaltim mencapai 9,11 miliar dolar AS," kata Mas'ud.

Ekspor Bulanan Turun, tapi Tahunan Naik 2,85 Persen

Nilai ekspor Kaltim pada Agustus 2026 tercatat 1,88 miliar dolar AS, turun 3,6 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan terjadi di sektor migas maupun nonmigas.

Ekspor migas turun 13 persen menjadi 86,63 juta dolar AS, antara lain dipengaruhi tidak adanya ekspor gas alam pada bulan tersebut. Ekspor nonmigas turun tipis 3,09 persen menjadi 1,79 miliar dolar AS.

"Meski terjadi penurunan bulanan, secara tahunan ekspor Kaltim justru naik 2,85 persen dibandingkan Agustus 2025. Sepanjang Januari-Agustus 2026, ekspor Kaltim tumbuh 5,97 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu," ujar Mas'ud.

Impor Turun Lebih Tajam 15,94 Persen

Di sisi impor, penurunannya lebih tajam. Impor Kaltim turun 15,94 persen, dari 706,71 juta dolar AS pada Juli menjadi 594,06 juta dolar AS pada Agustus.

Penurunan didorong impor migas yang anjlok 18,01 persen, sedangkan impor nonmigas hampir stagnan dengan penurunan 0,02 persen.

Reporter: Ridho Pratama
Sumber: eksposkaltim.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top