BALIKPAPAN — Tim Piket Respon Bencana Batalyon A Pelopor diterjunkan ke kawasan Jalan Pemuda RT 10, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur. Personel yang dipimpin Bripka Lukas Sanaky tiba di lokasi sekitar pukul 12.40 WITA dan langsung menangani lahan yang terbakar.
Penyisiran dilakukan usai kobaran utama dikendalikan. Personel bersama warga menyisir area terdampak untuk memastikan tidak ada sisa bara yang berpotensi memunculkan titik api baru di sekitar permukiman.
Pada waktu yang sama, Tim Respon Bencana Kompi 2 Batalyon B Pelopor bergerak ke Kelurahan Marayaq, Kecamatan Manor Bulatn, Kabupaten Kutai Barat. Tim yang dipimpin Brigpol Asep Setiaji mulai bergerak sejak sekitar pukul 11.30 WITA.
Kebakaran di lokasi tersebut terjadi pada kawasan perkebunan dengan luasan kurang lebih 100 hektare. Personel Brimob bersinergi dengan BPBD dan unsur terkait untuk melakukan pemadaman, pelokalisiran, serta pendinginan guna menghambat pergerakan api.
Jarak lokasi yang cukup jauh dari permukiman warga membantu proses penanganan. Meski demikian, personel tetap melakukan penyekatan dan pemantauan pada area terdampak untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.
Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Ronny Suseno menyatakan kesiapsiagaan personel merupakan bagian dari komitmen Brimob dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
"Kecepatan respons dan sinergi di lapangan menjadi hal yang sangat penting dalam penanganan Karhutla. Setiap titik api harus segera ditangani agar tidak berkembang dan menimbulkan dampak yang lebih luas," ujarnya.
Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim AKP Nugroho Widihyanto menambahkan bahwa personel tidak hanya berfokus pada pemadaman. Penyisiran dan pendinginan di area terdampak dilakukan untuk memastikan tidak ada sisa bara yang dapat memicu kebakaran kembali.
"Personel langsung melakukan penyisiran dan pendinginan di area terdampak untuk memastikan tidak ada sisa bara yang dapat memicu kebakaran kembali. Penanganan di kedua lokasi berjalan aman, tertib dan terkendali," jelasnya.
Penanganan di Balikpapan Timur tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan. Di Kutai Barat, upaya pemadaman dan pelokalisiran terus dilakukan untuk mencegah api menjalar ke area lainnya.
Kehadiran Tim Respon Bencana Brimob Polda Kaltim di sejumlah wilayah menjadi bagian dari langkah cepat kepolisian menghadapi potensi bencana Karhutla. Kolaborasi bersama BPBD, masyarakat, dan unsur terkait diharapkan mempercepat penanganan sekaligus meminimalkan dampak terhadap lingkungan dan keselamatan warga.
Satbrimob Polda Kaltim mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan. Warga diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu api dan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.