Xiaomi 18 Pro Max Muncul di Geekbench AI, Sinyal Masuk Indonesia

Penulis: Taufik Rahman  •  Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:21:31 WIB
Xiaomi 18 Pro Max terdaftar di Geekbench AI dengan nomor model 2611FPNFAG dan chipset Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6.

KALIMANTAN TIMUR — Xiaomi 18 Pro Max versi global terdaftar di database Geekbench AI dengan nomor model 2611FPNFAG, membawa chipset Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dan RAM 12 GB. Kemunculan ini memperkuat rencana Xiaomi memasarkan lini 18 Pro Series ke pasar internasional sepanjang 2026. Dua perangkat Xiaomi juga sudah mengantongi sertifikasi TKDN 37,84%, membuka peluang masuk Indonesia.

Nomor model 2611FPNFAG yang diuji di Geekbench AI sebelumnya sempat dikaitkan dengan Xiaomi 18 reguler dalam laporan sertifikasi TKDN. Identifikasi terbaru dari benchmark justru menempatkannya sebagai Xiaomi 18 Pro Max, sehingga masih perlu konfirmasi resmi dari Xiaomi.

Versi China dari perangkat ini menyediakan opsi RAM hingga 16 GB. Belum jelas apakah konfigurasi tertinggi tersebut ikut dipasarkan secara global atau tetap eksklusif untuk pasar domestik Tiongkok.

Spesifikasi yang Bocor dari Benchmark

Unit yang diuji Geekbench AI menjalankan Android 17 dengan antarmuka HyperOS 4. Halaman benchmark tidak mengungkap skor performa maupun jadwal peluncuran resmi di pasar internasional.

Xiaomi 18 Pro Max mengusung layar utama LTPO AMOLED 6,9 inch beresolusi 1.208 x 2.624 pixel. Panelnya mendukung refresh rate 120Hz dan kecerahan puncak 4.000 nits.

Daya tarik utama ada pada layar sekunder LTPO AMOLED 2,9 inch di punggung perangkat. Layar tambahan itu memiliki resolusi 596 x 976 pixel dengan refresh rate dan kecerahan puncak yang sama seperti layar utamanya.

Konfigurasi Kamera dan Baterai

Sektor fotografi mengandalkan kamera utama 200 MP dengan optical image stabilization (OIS). Ada pula kamera telephoto periskop 200 MP ber-OIS dengan optical zoom 3,2x, kamera ultrawide 50 MP, dan kamera depan 50 MP.

Penyimpanan tersedia dalam pilihan 256 GB, 512 GB, dan 1 TB. Baterai versi China mencapai 8.500 mAh, sementara Xiaomi 18 Pro dibekali 7.000 mAh.

Kapasitas baterai untuk pasar global belum dipastikan. Eropa kerap menerima konfigurasi berbeda dari versi Tiongkok, terutama karena regulasi baterai yang lebih ketat.

Sertifikasi TKDN dan Peluang di Indonesia

Dua perangkat Xiaomi tercatat dalam database Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Kementerian Perindustrian. Keduanya didaftarkan PT Xiaomi Technology Indonesia sebagai smartphone 5G dengan nilai TKDN 37,84%.

Nomor model yang terdaftar adalah 2611FPNFAG dan 2609BPN61G. Laporan awal menduga 2609BPN61G merupakan Xiaomi 18 Pro Max, namun data Geekbench AI kini mengarahkan 2611FPNFAG ke perangkat yang sama.

Ketidaksesuaian identitas kedua nomor model masih menunggu klarifikasi Xiaomi. Meski begitu, sertifikasi TKDN menjadi indikator kuat bahwa keluarga Xiaomi 18 sedang disiapkan untuk pasar Indonesia.

Harga dan Jadwal Peluncuran

CEO Xiaomi Lei Jun memastikan Xiaomi 18 Pro Series akan dipasarkan secara global pada 2026. Perusahaan belum mengumumkan jadwal peluncuran khusus untuk Indonesia.

Di China, Xiaomi 18 Pro Max dijual mulai 6.999 yuan atau sekitar Rp 16 juta. Harga resmi di Indonesia kemungkinan berbeda mengikuti pajak dan kebijakan pasar setempat.

Bagi pelaku bisnis digital, kehadiran perangkat flagship dengan layar sekunder membuka ruang baru untuk eksperimen antarmuka aplikasi. Pengembang bisa memanfaatkan panel belakang sebagai kanvas notifikasi atau kontrol cepat tanpa membuka layar utama.

Reporter: Taufik Rahman
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top