KALIMANTAN TIMUR — Penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dilakukan langsung oleh Senior Manager Keuangan Komunikasi dan Umum PLN UID Kalselteng, Faharudin Fajar, bersama Kepala Biro ANTARA Kalsel, Ulul Maskuriah, di kantor PLN Kalselteng Banjarbaru. Faharudin menegaskan, langkah ini bukan sekadar formalitas.
"Kerja sama ini sebagai salah satu program manajemen PT PLN dalam menyosialisasikan program maupun kegiatan termasuk kebijakan dan kondisi kelistrikan terbaru di wilayah Kalselteng," ujar Faharudin dalam keterangan resmi yang diterima di Banjarbaru.
Ia menambahkan, PKS ini juga menjadi wujud nyata sinergi antar-BUMN di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Media, kata Faharudin, adalah mitra strategis untuk menyampaikan informasi objektif sekaligus mengedukasi masyarakat.
Pemadaman Bergilir Usai, PLN Buka Ruang Komunikasi
Salah satu latar belakang kerja sama ini adalah pengalaman kelistrikan di Kalselteng beberapa waktu lalu yang sempat memicu pemadaman bergilir. Faharudin mengakui, peristiwa itu menunjukkan betapa pentingnya kanal informasi yang cepat dan terpercaya.
"Kami membuka ruang komunikasi kepada masyarakat maupun publik melalui publikasi dari media terkait masalah pemadaman terutama untuk bisa menyampaikan informasi yang sebenarnya," jelasnya.
Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Kalselteng, Ahmad Humaidi, memastikan kondisi kelistrikan kini sudah pulih. "Masalah kelistrikan sehingga menyebabkan pemadaman bergilir beberapa waktu lalu sudah teratasi dan sejak tanggal 11 Juli kondisi telah normal kembali sehingga tidak ada lagi pemadaman bergilir terutama di Kalsel," ungkapnya.
Edukasi Publik: PLN Tak Cuma Jual Listrik
Lewat kolaborasi dengan media, PLN ingin mengubah persepsi masyarakat. Humaidi menjelaskan, perusahaan tak hanya bertugas menyediakan listrik, tetapi juga berupaya menjaga keandalan pasokan energi.
"Kami berharap, melalui kerja sama yang dijalin dengan sejumlah media terutama di Kalsel membuat setiap informasi, promosi dan berbagai kegiatan PLN lainnya bisa dirasakan dan sampai ke tengah masyarakat," katanya.
Kepala Biro ANTARA Kalsel, Ulul Maskuriah, menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, publik berhak mendapatkan informasi yang sebenarnya, terutama soal kinerja dan program BUMN seperti PLN. "Masyarakat perlu mengetahui baik program maupun pencapaian kinerja yang dilakukan PLN UID Kalselteng sehingga mendapatkan informasi yang sebenarnya terutama melalui pemberitaan media," pungkas Ulul.