KALIMANTAN TIMUR — Penantian Bobotoh berakhir sudah. PERSIB mengumumkan penyerang asal Argentina, Mariano Peralta, sebagai amunisi baru lini depan Maung Bandung. Prosesi perkenalan berlangsung unik: alih-alih menghadirkan langsung sang pemain, klub menampilkan jersey bernomor punggung dengan nama “PERALTA” di atas panggung.
Jersey Jadi Simbol, Bukan Pemain Langsung
Acara di Saung Angklung Udjo itu diawali pertunjukan seni khas yang memperkenalkan sejarah dan filosofi angklung sebagai warisan budaya dunia. Puncaknya tiba saat kain penutup jersey dibuka, disambut riuh Bobotoh yang hadir.
Momen sederhana itu sekaligus mengonfirmasi Peralta sebagai “Jagoan Baru” yang sudah dinanti dalam beberapa hari terakhir. Pelatih Igor Toli? pun mendapat tambahan opsi di lini depan untuk meningkatkan produktivitas gol tim.
Ucapan Perpisahan Sebelum Bergabung
Sebelum resmi berseragam PERSIB, Peralta lebih dulu menyampaikan salam perpisahan kepada klub lamanya melalui Instagram pribadi. Ia telah membela tim tersebut selama dua musim.
“Dua musim ini sungguh tak terlupakan. Kalian membuat saya merasa seolah-olah tidak pernah jauh dari rumah. Saya pergi dengan hati yang penuh rasa syukur. Terima kasih untuk segalanya,” tulis Peralta dalam unggahannya.
Pesan itu menjadi penutup perjalanannya di klub lama sekaligus pembuka lembaran baru bersama Maung Bandung.
Positive Movement: Angklung sebagai Simbol Harmoni
Peluncuran pemain ini bukan sekadar seremoni transfer. PERSIB mengintegrasikannya ke dalam kampanye Positive Movement yang mengajak Bobotoh dan masyarakat kembali mencintai angklung sebagai warisan budaya Indonesia.
Acara ditutup dengan permainan angklung bersama, melambangkan harmoni, kolaborasi, dan semangat gotong royong. Melalui konsep ini, klub ingin menunjukkan bahwa sepak bola bisa menjadi ruang memperkuat nilai budaya dan kebersamaan masyarakat Jawa Barat.
Mariano Peralta diharapkan segera bergabung dengan skuad untuk persiapan menghadapi kompetisi musim depan.