Pencarian

Wujudkan Tata Kelola Berbasis Keahlian, Pemprov Kaltim Lantik 33 Pejabat Fungsional Baru

Rabu, 11 Februari 2026 • 15:26:03 WIB
Wujudkan Tata Kelola Berbasis Keahlian, Pemprov Kaltim Lantik 33 Pejabat Fungsional Baru
Sekda Kaltim Sri Wahyuni melantik 33 ASN ke dalam Jabatan Fungsional di Aula BKD Kaltim.

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus berkomitmen melakukan transformasi birokrasi dengan memperkuat peran tenaga ahli di berbagai sektor. Mewakili Gubernur Rudy Mas’ud, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, resmi melantik dan mengambil sumpah 33 Pegawai Negeri Sipil (PNS) ke dalam Jabatan Fungsional di Aula Kantor BKD Kaltim, Rabu (11/2/2026).

Pelantikan ini menandai langkah strategis pemerintah dalam mewujudkan sistem pemerintahan yang lebih lincah (agile) serta berbasis pada keahlian spesifik guna meningkatkan kualitas layanan publik.

Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan oleh Sekda, ditekankan bahwa jabatan fungsional bukan sekadar formalitas administrasi kepegawaian. Peran ini menempatkan ASN sebagai subjek utama keahlian yang bertanggung jawab langsung pada inovasi di unit kerja masing-masing.

“Jabatan fungsional adalah amanah besar yang menuntut integritas dan profesionalisme tinggi. Anda bukan pelaksana rutinitas, melainkan motor penggerak inovasi yang memastikan pelayanan publik berjalan lebih cepat, transparan, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat,” ungkap Sri Wahyuni.


Sebaran Perangkat Daerah Pejabat yang Dilantik

Ke-33 pejabat tersebut akan menempati posisi strategis di berbagai lintas sektor pembangunan Kalimantan Timur:

Kategori SektorPerangkat Daerah Terkait
Ekonomi & PembangunanBiro Perekonomian, Biro Adpembangunan, Bappeda.
Lingkungan & KehutananDinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kehutanan.
Sosial & SDMBKD, Badan Kesbangpol, Disnakertrans.
Layanan InformasiDinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK).

Selain aspek keahlian teknis, Sri Wahyuni juga mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Pejabat fungsional diharapkan tidak bekerja secara terisolasi, melainkan mampu membangun sinergi yang berorientasi pada solusi, bukan sekadar menggugurkan kewajiban administratif.

"Kita ingin birokrasi yang efektif. Keberhasilan dalam jabatan ini sangat bergantung pada kompetensi mandiri dan komitmen untuk terus beradaptasi dengan perubahan zaman," tambahnya dalam prosesi yang turut dihadiri oleh Plt. Kepala BKD Kaltim Yuli Fitriyanti tersebut.

Dengan pelantikan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur optimis akan lahir inovasi-inovasi baru yang mampu menjawab tantangan pelayanan publik menuju Generasi Emas Kalimantan Timur.

Bagikan
Sumber: KaltimProv

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks