KALIMANTAN TIMUR — Jakarta - Pasar modal Indonesia bersiap memasuki tahun yang sibuk. Sejumlah BUMN dan anak usahanya dikabarkan akan melantai di bursa lewat penawaran umum perdana (IPO) dalam waktu dekat. Momentum ini jadi daya tarik bagi investor baru yang ingin ikut menikmati kue emiten pelat merah.
Namun, sebelum bertransaksi, pemula wajib punya aplikasi saham yang aman dan sesuai kebutuhan. "Pilih platform yang terdaftar di OJK atau BAPPEBTI," kata analis pasar modal dari CNBC Indonesia, Jumat (17/1).
Berikut tiga aplikasi yang masuk daftar rekomendasi untuk investor ritel di 2026:
Stockbit: Belajar Sambil Berdagang di Satu Tempat
Platform ini punya keunggulan unik: komunitas investor yang sangat aktif. Di sini, pengguna bisa saling bertukar analisis, membaca pandangan investor lain, dan mengikuti diskusi berdasarkan kode emiten tertentu. Fitur ini membantu pemula memahami sentimen pasar secara real-time.
Yang lebih menarik, Stockbit menyediakan simulasi perdagangan tanpa dana nyata. Cocok untuk latihan sebelum benar-benar menginvestasikan uang. Tersedia pula alat analisis fundamental seperti laporan keuangan perusahaan dan rasio penting. Semua data historis emiten tersaji lengkap, membantu keputusan investasi jangka panjang.
Integrasi perdagangan langsung dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) memungkinkan transaksi tanpa perlu berpindah aplikasi. Ini nilai tambah bagi investor yang ingin efisiensi waktu.
Reku: Akses Saham AS dan Kripto dalam Satu Genggaman
Bagi investor yang ingin diversifikasi global, Reku menjadi pilihan. Platform ini memberikan akses ke ratusan saham dan ETF dari bursa Amerika Serikat, seperti NYSE dan NASDAQ. Investor bisa membeli saham perusahaan teknologi, otomotif, hingga energi dunia dengan nominal kecil.
Biaya transaksi relatif rendah dan transparan tanpa biaya tersembunyi. Jam perdagangan yang panjang juga memberi keleluasaan bagi investor di berbagai zona waktu. Antarmuka yang sederhana dan modern membuat proses investasi mudah dipahami.
Tak hanya saham global, Reku juga menyediakan aset kripto dan fitur perdagangan derivatif dengan tingkat leverage fleksibel. Tersedia pula paket investasi terkurasi berdasarkan profil risiko pengguna. Semua layanan diawasi regulator dan memiliki izin resmi, memberikan rasa aman bagi pengguna.
IPOT: Otomatisasi Trading untuk Investor Cerdas
Dikembangkan oleh Indo Premier Sekuritas, IPOT menawarkan fitur unggulan: sistem trading otomatis. Fitur ini mengeksekusi transaksi berdasarkan pengaturan strategi tertentu. Cocok bagi investor yang ingin menerapkan strategi tanpa harus memantau layar setiap saat.
Aplikasi ini juga dilengkapi grafik dengan berbagai indikator teknikal. Membantu analisis pergerakan harga saham secara detail. Selain saham, IPOT mendukung transaksi ETF dan reksa dana dalam satu sistem terpadu.
IPOT telah terdaftar resmi di BEI dan diawasi OJK. Pengguna bisa memanfaatkan laporan riset pasar serta notifikasi real-time. Semua fitur ini dirancang untuk memudahkan investor pemula maupun berpengalaman.
Dengan tiga aplikasi ini, investor pemula punya bekal cukup untuk menyambut IPO BUMN di 2026. Pilih yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tujuan investasi Anda.