BONTANG — Sebuah kapal penangkap ikan jenis pengangkut dan penangkap ikan, KLM Nurul Yaqin IV, tersangkut di ujung ornamen Masjid Terapung Darul Irsyad Al-Muhajirin di Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara. Informasi ini pertama kali diketahui melalui rekaman video yang diterima Klik Kaltim. Dalam video tersebut, perekam menyebut kapal menyangkut di moncong masjid terapung.
Kondisi Terkini di Lokasi Kejadian
Bhabinkamtibmas Kelurahan Loktuan, Aipda Bambang Sumantri, mengaku masih berada di lokasi untuk melakukan pengecekan. Ia belum bisa memastikan penyebab pasti kapal bisa menabrak ornamen masjid yang berada di perairan tersebut.
"Kami masih cek mas yah. Nanti kami informasikan lagi," ujar Aipda Bambang saat dikonfirmasi awak media.
Apa yang Diketahui dari Kapal Tersebut?
Dari informasi awal, kapal yang terlibat dalam insiden ini adalah KLM Nurul Yaqin IV. Kapal tersebut berfungsi sebagai alat tangkap dan pengangkut hasil laut. Hingga berita ini diturunkan, kronologi lengkap kecelakaan masih dalam proses penghimpunan oleh pihak berwenang.
Belum ada laporan mengenai korban jiwa atau kerusakan parah pada struktur bangunan masjid. Tim dari kepolisian dan instansi terkait masih bekerja di lapangan untuk mengamankan lokasi dan mengevakuasi kapal.
Mengapa Kapal Bisa Menabrak Ornamen Masjid?
Penyebab kecelakaan ini belum diketahui secara pasti. Beberapa kemungkinan yang akan didalami oleh penyidik meliputi faktor cuaca, kondisi mesin kapal, atau kelalaian navigasi. Masyarakat di sekitar Loktuan masih menunggu penjelasan resmi dari pihak berwenang.
Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus ini akan disampaikan setelah proses investigasi selesai dilakukan oleh aparat keamanan setempat.