SAMARINDA — Kenaikan harga Pertamax di Kalimantan Timur menjadi Rp 16.650 per liter mulai berlaku hari ini, Rabu (10/6/2026). Keputusan ini diumumkan Pertamina melalui laman resmi MyPertamina dan situs Pertamina Patra Niaga. Harga baru tersebut mencatat lonjakan Rp 4.050 dari harga sebelumnya yang stabil di Rp 12.600 sejak 1 Maret 2026.
Daftar Harga BBM Nonsubsidi di SPBU Kaltim per 10 Juni 2026
Selain Pertamax, harga BBM nonsubsidi lainnya di Kaltim tidak mengalami perubahan. Berikut rincian harga terbaru di SPBU Pertamina wilayah Kalimantan Timur:
- Pertamax (RON 92): Rp 16.650 per liter
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp 21.200 per liter
- Dexlite (CN 51): Rp 23.500 per liter
- Pertamina Dex (CN 53): Rp 25.350 per liter
Harga Pertamax Lebih Murah di Pertashop
Konsumen di Kalimantan Timur masih bisa mendapatkan harga Pertamax sedikit lebih rendah jika mengisi di gerai Pertashop. Di jaringan penjualan tersebut, harga Pertamax dibanderol Rp 16.550 per liter, atau lebih murah Rp 100 dibandingkan harga di SPBU reguler.
BBM Subsidi Masih Aman, Pertalite dan Solar Tetap
Kenaikan harga Pertamax tidak berdampak pada harga BBM bersubsidi. Berdasarkan data dari Pertamina Patra Niaga, harga Pertalite masih bertahan di Rp 10.000 per liter. Sementara itu, harga Bio Solar juga tetap Rp 6.800 per liter. Kedua jenis BBM ini menjadi andalan masyarakat Kaltim yang membutuhkan bahan bakar dengan harga terjangkau.
Kebijakan ini sekaligus menandai kali pertama harga Pertamax menyentuh level Rp 16 ribuan di Kalimantan Timur setelah hampir tiga setengah bulan tidak bergerak. Belum ada pernyataan resmi dari Pertamina mengenai penyebab kenaikan tersebut untuk wilayah Kaltim secara spesifik.