Pencarian

Bulog Kaltimra Target Serap 18.385 Ton Gabah Petani di Penajam dan Paser, Baru Terealisasi 57 Persen

Sabtu, 11 Juli 2026 • 21:38:31 WIB
Bulog Kaltimra Target Serap 18.385 Ton Gabah Petani di Penajam dan Paser, Baru Terealisasi 57 Persen
Petugas Bulog Kaltimra memantau proses serapan gabah petani di Penajam Paser Utara.

PENAJAM PASER UTARA — Perum Bulog Kanwil Kaltimra menyebut serapan gabah dari wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Paser sepanjang Januari hingga Juni 2026 mencapai 10.951 ton.

Angka itu baru 57 persen dari target tahunan yang ditetapkan sebesar 18.385 ton. Pimpinan Perum Bulog Kanwil Kaltimra Musazdin Said mengatakan, masih ada sekitar 7.433 ton yang harus dipenuhi pada semester kedua tahun ini.

Peran Penyuluh dan Perpadi Jadi Kunci Kejar Target

Musazdin menekankan pentingnya sinergi antara penyuluh pertanian, Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia (Perpadi), dan tim jemput gabah. Menurut dia, penentuan waktu panen dan penanganan pascapanen yang tepat akan meningkatkan kualitas gabah sehingga bisa diserap Bulog secara maksimal.

"Peran penyuluh pertanian, Perpadi, serta tim jemput gabah sangat penting, karena penentuan waktu panen dan penanganan setelah panen harus tepat agar kualitas gabah meningkat dan bisa diserap Perum Bulog secara maksimal," ujar Musazdin di Penajam, Sabtu.

Harga Gabah dan Beras Sesuai HPP dan HET

Bulog menyerap gabah kering giling (GKP) dari petani dengan harga Rp6.500 per kilogram, sesuai ketentuan harga pembelian pemerintah (HPP). Sementara itu, harga beras untuk program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) ditetapkan sekitar Rp12.462 per kilogram sesuai harga eceran tertinggi (HET).

Perpadi Kabupaten Penajam Paser Utara juga siap menampung gabah petani yang belum terserap Bulog. Gabah tersebut akan diolah menjadi beras giling lokal dengan harga pembelian yang disamakan dengan harga yang ditetapkan Bulog.

Puncak Panen Musim Tanam Kedua Buka Peluang

Peluang Bulog memenuhi target serapan di dua kabupaten itu masih terbuka. Kabupaten Penajam Paser Utara akan memasuki puncak panen pada musim tanam kedua yang berlangsung April hingga September 2026.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara Rozihan Asward mencatat, realisasi tanam padi pada musim tanam pertama (Oktober 2025–Maret 2026) mencapai 7.118 hektare dengan hasil panen sekitar 24.500 ton GKP. Untuk musim tanam kedua, target realisasi tanam seluas 6.500 hektare dengan potensi panen sekitar 22.000 ton GKP.

Dengan potensi tersebut, Bulog optimistis sisa target serapan semester kedua bisa tercapai jika koordinasi dengan petani dan penggilingan padi berjalan lancar.

Bagikan
Sumber: kaltim.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks