KALIMANTAN TIMUR — Gears of War: E-Day resmi diluncurkan lewat akses awal untuk pengguna Xbox Series X|S dan PC yang memesan Premium Edition, sementara rilis publik baru dibuka 6 Oktober 2026. Versi single-player campaign-nya mengantongi skor 88 di Metacritic dan 87 di OpenCritic, meski mode multiplayer belum bisa diuji kritikus.
Harga jual Gears of War: E-Day di toko digital Xbox dipatok 69 dolar AS, sementara versi Steam dijual terpisah. Sejumlah kritikus menyebut prekuel ini tidak mencoba menemukan ulang roda, melainkan kembali ke akar seri Gears of War dengan cerita perang yang solid dan penyempurnaan pada inti permainannya.
Skor Kritikus di Metacritic dan OpenCritic
Dari puluhan ulasan yang sudah terbit, Gears of War: E-Day mencatat rata-rata 88 di Metacritic dan 87 di OpenCritic. Catatan penting: seluruh ulasan tersebut hanya mencakup mode single-player campaign.
Mode multiplayer belum tersedia selama periode pengujian, sehingga penilaian akhir soal PvP Versus dan PvE Horde Siege masih menunggu. The Coalition selaku pengembang disebut perlu memastikan kedua mode itu matang agar pemain bertahan setelah menuntaskan kampanye.
Pujian dari IGN hingga GamingBolt
IGN memberi nilai 9/10 dan menilai E-Day berhasil menyeimbangkan posisinya sebagai prekuel yang menyentuh dengan karakter kuat, meski akhir ceritanya sudah diketahui pemain lama. IGN juga menyoroti evolusi musuh, senjata, dan sistem tempur yang membuat kampanyenya setara dengan entri terbaik seri ini.
GamingBolt juga memberi 9/10, memuji mekanik pergerakan baru yang menghasilkan pertempuran paling rapat dan tempo kampanye terbaik dalam waktu lama. Voxel mencatat 90/100 dan menegaskan permainan ini tidak merevolusi genre, tetapi menghadirkan pengalaman bermain yang menyenangkan dengan narasi sinematik dan dukungan multiplayer lokal.
VGC memberi 4/5 dengan pujian pada aksi yang nyaris tanpa jeda, sekaligus kritik bahwa porsi cerita jadi tersisih. VGC menilai waktu untuk memperdalam hubungan Marcus Fenix dan Dom seharusnya lebih banyak, mengingat keduanya adalah alasan utama penggemar menantikan prekuel ini selama puluhan tahun.
Kritik GameSpot dan Catatan Editor
GameSpot menjadi salah satu yang paling pelit nilai dengan 7/10. Ulasannya menyebut E-Day tetap terasa sangat Gears, dan pertempurannya belum banyak berubah dalam 20 tahun terakhir — cukup untuk bertahan, tetapi kurang menggali lebih dalam.
Kritik serupa datang dari ulasan dalam proses milik Jez Corden. Ia memuji visual memukau, performa mulus, dan gunplay yang solid, tetapi kecewa dengan elemen open-world yang desainnya lemah dan mengganggu tempo permainan.
Boss fight yang dinilai membosankan dan terasa seperti karung peluru menjadi keluhan lain. Dua hal itu disebut sebagai titik yang paling mengganggu pengalaman kampanye.
Cerita yang Kembali ke Akar Seri
E-Day mengangkat momen pertama Marcus Fenix berhadapan dengan Locust Drone, hari tragis yang memicu perang panjang antara COG dan kawanan Locust. Cerita ini menjadi daya tarik utama karena menjadi backstory yang dinanti penggemar selama bertahun-tahun.
Dua protagonis baru, Mags dan Lucas, mendapat porsi latar belakang tersendiri. Meski begitu, sejumlah kritikus menilai porsi tersebut belum cukup untuk menutupi minimnya pendalaman hubungan Marcus dan Dom.
Multiplayer Jadi Penentu Umur Panjang
Mode PvP Versus dan PvE Horde Siege disebut sebagai penentu apakah pemain akan bertahan lama. Mode Horde Siege mempertemukan 12 pemain melawan puluhan musuh Locust sekaligus, termasuk monster bos.
Keberhasilan The Coalition menggarap mode multiplayer dan konten pasca-rilis akan menentukan daya tahan E-Day di pasar. Kampanye mungkin bisa dituntaskan dalam hitungan hari, tetapi mode kompetitif dan kooperatif yang menentukan apakah pemain kembali lagi.
Untuk penggemar lama yang mengikuti perjalanan Marcus dan Dom sejak awal, E-Day menawarkan cerita yang layak dituntaskan. Pembeli yang lebih menyukai tantangan pertempuran cepat bisa menunggu ulasan mode multiplayer sebelum memutuskan, sementara pemain baru di seri ini tetap bisa menikmati kampanyenya tanpa bekal cerita sebelumnya.