SAMARINDA — Penyusunan kepengurusan DPD Partai Golkar Kota Samarinda periode 2026-2031 telah rampung dan diserahkan kepada DPD I Partai Golkar Kalimantan Timur. Andi Satya Adi Saputra mengatakan komposisi pengurus kali ini memberi ruang bagi kader muda, sejalan dengan perkiraan bahwa pemilih Gen Z dan milenial akan mendominasi kontestasi politik 2029.
Sejumlah nama baru masuk dalam daftar pengurus. Namun, daftar resmi belum diumumkan ke publik karena masih menunggu proses komunikasi dengan pengurus tingkat provinsi.
Mengapa Gen Z dan Milenial Masuk Struktur Kepengurusan
Andi menuturkan, keterlibatan generasi muda bukan sekadar simbol regenerasi. Kelompok pemilih muda dinilai akan menentukan arah politik pada Pemilu 2029, sehingga partai perlu menyesuaikan strategi dan cara menjangkau konstituen.
"Ada wajah-wajah baru bahwa kami juga mengakomodir tentu dari Gen Z dan milenial. Nanti partai ini, Golkar, harus bisa diterima karena pemilih terbanyak nanti di 2029 adalah Gen Z dan juga milenial," ujarnya, Rabu (14/10/2026).
Pernyataan itu menegaskan posisi Golkar Samarinda yang ingin memperluas basis dukungan di kalangan pemilih muda. Partai menilai regenerasi menjadi keharusan, bukan pilihan, menjelang tahun politik berikutnya.
Pemilihan Pengurus Berdasarkan Kapasitas, Bukan Kedekatan
Andi memastikan setiap kader yang duduk dalam kepengurusan dipilih berdasarkan kemampuan dan kapasitas masing-masing. Menurutnya, susunan pengurus telah tersusun rapi dan diserahkan ke DPD I untuk dikomunikasikan lebih lanjut.
"Sudah ada penyusunan, disetorkan ke DPD I untuk kami komunikasikan juga. Hasilnya nanti kami informasikan belakangan. Yang jelas sudah tersusun rapi. Insyaallah orang-orang semuanya dipilih berdasarkan kemampuannya masing-masing," jelasnya.
Ia tidak menyebut nama-nama yang masuk dalam struktur baru. Publikasi daftar pengurus akan dilakukan setelah proses komunikasi dengan DPD I Partai Golkar Kaltim selesai.
Pelantikan Menunggu Persetujuan DPD I Kaltim
Jadwal pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Kota Samarinda periode 2026-2031 masih menunggu persetujuan DPD I Partai Golkar Kalimantan Timur. Andi berharap proses persetujuan dapat segera rampung sehingga pelantikan bisa dilaksanakan dalam waktu dekat.
Komposisi baru ini diharapkan memperkuat regenerasi sekaligus memperluas jaringan politik Golkar di Samarinda. Kehadiran kader muda dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya tarik partai di tengah perubahan karakteristik pemilih.
Dengan struktur yang lebih terbuka bagi Gen Z dan milenial, Golkar Samarinda menargetkan mampu menjangkau berbagai kelompok masyarakat, khususnya pemilih muda yang berperan besar dalam kontestasi politik mendatang.