BALIKPAPAN — Kekalahan 0-1 dari De Red FC di Stadion Surajaya, Lamongan, Jumat (25/9), menambah panjang catatan buruk Persiba Balikpapan di awal musim. Hasil itu menjadi kekalahan ketiga beruntun skuad asuhan Sudirman, setelah sebelumnya takluk 0-1 dari Persela Lamongan dan 2-3 dari RANS Nusantara FC.
Rangkaian hasil tersebut membuat Persiba belum mengantongi satu pun kemenangan. Posisi Beruang Madu di Grup B kini terpuruk di peringkat kesembilan dengan koleksi -4 poin, angka yang sama dengan PSBS Biak di dasar klasemen.
Evaluasi Sudirman Usai Kekalahan di Lamongan
Sudirman menyoroti hilangnya konsentrasi pemain sebagai penyebab utama kekalahan dari De Red FC. Pelatih Persiba itu menuntut anak asuhnya tidak mengulangi kesalahan yang sama di pertandingan berikutnya.
"Dalam menghadapi kompetisi yang panjang ini, pertandingan berikutnya hal-hal seperti itu sudah tidak boleh terjadi lagi," kata Sudirman, dikutip dari laman I League.
Kompetisi yang panjang memang menuntut konsistensi, dan Persiba sejauh ini belum menemukan momentum positif sejak pekan pertama. Tiga laga, tiga hasil negatif.
Deltras FC Sedang di Puncak Performa
Tantangan di Sidoarjo tidak ringan. Deltras FC memimpin klasemen Grup B setelah menyapu bersih tiga pertandingan awal dengan kemenangan.
Konsistensi tuan rumah berbanding terbalik dengan kondisi Persiba yang masih mencari kemenangan pertama. Laga di Stadion Gelora Delta menjadi ujian berat bagi Sudirman dan para pemainnya.
Meski demikian, Persiba membawa target jelas ke Jawa Timur: memperbaiki fokus, menghindari kesalahan yang sama, dan membawa pulang hasil positif.
Taruhan Poin di Sidoarjo
Jika kembali kehilangan poin, posisi Beruang Madu di papan bawah Grup B berpotensi semakin sulit. Sebaliknya, hasil positif dapat menjadi titik balik untuk memulai kebangkitan di Pegadaian Championship 2026/27.
Laga melawan Deltras menjadi kesempatan Persiba menghentikan tren negatif sekaligus memperbaiki posisi di klasemen Grup B.