BALIKPAPAN — Pengurus Kota Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Pengkot Porserosi) Balikpapan menargetkan lima medali emas pada Porprov VIII Kaltim di Kabupaten Paser. Namun ambisi itu dibayar dengan jalan mandiri: dana Training Center (TC) dari pemerintah daerah belum cair hingga waktu keberangkatan.
Kontingen Kota Beriman dijadwalkan bertolak lebih awal ke Paser pada 10 Oktober 2026. Sebanyak 16 atlet pilihan akan menetap di sana hingga hari pertandingan untuk menuntaskan adaptasi lintasan.
Lima Emas Dinilai Realistis Berdasar Hasil BK Porprov
Sekretaris sekaligus pelatih Pengkot Porserosi Balikpapan, Ari Pramono, menyebut target lima emas bukan angka yang dipaksakan. Pihaknya merujuk capaian pada Babak Kualifikasi Porprov sebelumnya.
"Pada BK Porprov kemarin, Paser memang keluar sebagai juara umum karena diperkuat sejumlah atlet terbaik Kaltim. Sementara Balikpapan berhasil membawa pulang lima emas, jadi target lima emas ini sangat realistis bagi kami," ujar Ari di Balikpapan, Sabtu (3/10/2026).
Adaptasi venue menjadi alasan utama keberangkatan dipercepat. Menurut Ari, atlet akan mencoba langsung lintasan pertandingan agar kondisi lapangan tidak lagi menjadi kejutan saat bertanding.
Dana TC Tak Turun, Akomodasi Ditanggung Pribadi
Di balik persiapan intensif itu, tim sepatu roda Balikpapan menanggung sendiri kebutuhan dasar selama di Paser. Pembina Pengkot Porserosi Balikpapan, Malvin Ardento, menyatakan dana Training Center dari pemerintah tidak kunjung turun.
"Kondisinya dana TC memang tidak turun, jadi kita maksimalkan anggaran mandiri yang ada untuk tempat tinggal dan konsumsi para atlet selama di Paser," kata Malvin.
Persoalan tidak berhenti pada akomodasi. Tidak ada alokasi anggaran untuk peremajaan alat tanding, sehingga para atlet berlaga memakai peralatan lama milik pribadi masing-masing.
Peralatan Lama, Instruksi Tetap Habis-habisan
Malvin meminta atlet dan official tidak berkecil hati dengan keterbatasan yang ada. Ia menekankan agar seluruh tim tetap tampil maksimal di lintasan demi nama Kota Balikpapan.
"Peralatan tanding pakai masing-masing, tidak ada yang baru karena memang tidak ada bantuan pemerintah. Tapi kami tekankan kepada para atlet agar tetap all out berjuang demi membawa nama Kota Balikpapan," kata Malvin.
Porprov VIII Kaltim sendiri diproyeksikan berlangsung di Kabupaten Paser. Paser datang sebagai juara umum BK Porprov dengan sejumlah atlet terbaik Kaltim di barisan sepatu roda, sementara Balikpapan mengusung modal lima emas dari babak yang sama.
Dengan keberangkatan 10 Oktober 2026, Balikpapan memiliki waktu sekitar dua pekan lebih untuk berlatih di venue sebelum pertandingan dimulai. Seluruh biaya selama masa itu, dari tempat tinggal hingga konsumsi, tetap ditanggung secara mandiri.