Pencarian

Pemprov Kaltim Dorong Kuota BBM 2026 Naik Jadi 600 Ribu KL, Antrean Panjang di SPBU Jadi Sorotan

Minggu, 11 Oktober 2026 • 12:46:31 WIB
Pemprov Kaltim Dorong Kuota BBM 2026 Naik Jadi 600 Ribu KL, Antrean Panjang di SPBU Jadi Sorotan
Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji memimpin pertemuan dengan PT Pertamina Patra Niaga membahas kendala distribusi BBM.

SAMARINDA — Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji memanggil PT Pertamina Patra Niaga untuk membahas kendala distribusi dan keterbatasan pasokan BBM yang memicu antrean di sejumlah SPBU wilayah itu. Dari pertemuan tersebut, Patra Niaga menyanggupi mengupayakan kuota aktual penyaluran tahun 2026 mendekati 600.000 kiloliter, lebih tinggi dari kuota resmi Kaltim yang berada di kisaran 510.000 kiloliter.

Usulan 1 Juta Kiloliter, Disetujui Separuh

Pemprov Kaltim sebelumnya mengajukan usulan kuota BBM 2026 sekitar 1 juta kiloliter. Pemerintah pusat menetapkan kuota yang dikabulkan hanya sekitar 50 persen dari angka usulan tersebut.

Selisih antara kebutuhan riil dan kuota penetapan itulah yang membuat antrean kendaraan mengular di banyak SPBU. Seno menyebut penambahan kuota aktual menjadi jalan keluar yang paling mungkin ditempuh dalam waktu dekat.

"Kita minta lebih dari itu. Pihak Patra Niaga mengusahakan kuota aktualnya nanti bisa mencapai sekitar 600.000 KL pada tahun 2026 ini," ujar Seno Aji, Sabtu (10/10/2026).

Investasi SPBU Baru Terhambat Ketidakpastian Pasokan

Keterbatasan kuota BBM berdampak langsung pada iklim investasi sarana pengisian bahan bakar di Kaltim. Sejumlah pengusaha menyatakan minat membangun SPBU baru, tetapi terkendala jaminan pasokan.

Seno menjelaskan, ketidakpastian volume BBM yang diterima membuat operasional SPBU berisiko merugi. Jika kapasitas kuota sebuah SPBU mencapai 10.000 liter sementara pasokan aktual yang datang hanya 5.000 liter, kerugian operasional otomatis mengikuti.

Kondisi itu membuat pengusaha enggan menanam modal di sektor ini. Padahal penambahan SPBU dibutuhkan untuk memecah kepadatan pengisian di titik-titik yang sudah ada.

Dorong Penyelesaian Permanen Disparitas Kuota

Pemprov Kaltim mendesak agar masalah disparitas antara kuota penetapan dan realisasi pasokan diselesaikan secara permanen, bukan hanya lewat penyesuaian tahunan. Komitmen penambahan kuota aktual hingga 600.000 kiloliter dari Pertamina Patra Niaga menjadi pijakan awal yang diharapkan berlanjut.

Dengan tambahan itu, Pemprov Kaltim berharap kelangkaan dan antrean panjang BBM tidak lagi terulang di masa mendatang.

"Mudah-mudahan bisa berjalan dengan baik," imbuh Seno.

Follow halobalikpapan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: pusaranmedia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks