KALIMANTAN TIMUR — Crystal Palace bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Nottingham Forest 3-1 di Selhurst Park, memperpanjang tren buruk Oliver Glasner dalam laga kembali ke klub yang pernah dibesarkannya. Kemenangan ini menjadi tiga poin kandang pertama Pierre Sage sejak menggantikan Glasner pada musim panas.
Nottingham Forest memulai laga dengan sempurna. Dan Ndoye mencetak gol pada menit ketiga setelah memanfaatkan kesalahan Anan Khalaili, dan tuan rumah tampak kewalahan sepanjang setengah jam pertama.
Namun Walter Benítez menjadi tembok yang tak mampu ditembus Forest. Kiper asal Argentina itu melakukan penyelamatan ganda luar biasa yang menggagalkan peluang emas Liam Delap dari jarak tiga meter, dan momen itu mengubah arah pertandingan.
Gol Kamada di Menit 45+2 Jadi Titik Balik Palace
Daichi Kamada menyamakan kedudukan tepat sebelum jeda. Gelandang Jepang itu mencocor bola di dalam kotak penalti setelah umpan Jørgen Strand Larsen berbelok ke arahnya.
Gol tersebut terasa istimewa bagi Kamada, yang pernah memenangi Liga Europa bersama Glasner saat keduanya masih di Eintracht Frankfurt. Ini gol pertama Kamada di Premier League dalam penampilan ke-68.
Keberuntungan Palace berlanjut. Jefferson Lerma mencetak gol kedua dari sepak pojok sesaat sebelum turun minum, bola melewati kaki kiper Matz Sels dan melewati garis gawang.
Yéremy Pino Tutup Kemenangan, Fans Nyanyikan Nyanyian Pedas
Yéremy Pino memastikan tiga poin pada babak kedua. Pemain asal Spanyol itu menyambar bola rebound setelah umpan Quinten Timber berbelok ke arah Strand Larsen.
Gol Pino disambut nyanyian suporter tuan rumah yang mengarah ke Glasner: "You're getting sacked in the morning." Nyanyian itu menegaskan betapa pahitnya kepulangan mantan pelatih mereka.
Glasner meninggalkan lapangan dengan ekspresi masam saat turun minum. Forest tampak kehilangan arah setelah gol penyama kedudukan, dan masalah pertahanan dari situasi bola mati kembali menghantui timnya.
Latar Belakang Panas Dua Klub
Laga ini berlangsung dalam suasana yang tidak nyaman. Evangelos Marinakis, pemilik Forest, tidak hadir di kotak direksi, diduga karena perselisihannya dengan pengusaha Palace, Steve Parish.
Marinakis masih mengajukan gugatan terhadap Palace dan "pihak yang tidak dikenal" terkait spanduk kartun provokatif yang dibentangkan suporter pada pertemuan Agustus lalu. Kelompok suporter yang diduga bertanggung jawab kini sudah dibubarkan.
Keputusan Glasner bergabung dengan Forest pada musim panas menambah ketegangan, terutama setelah perselisihan soal degradasi Palace dari Liga Europa musim lalu.
Namun suporter Palace tetap menghormati Glasner saat ia muncul sebelum kick-off. Mereka justru melantunkan nyanyian anti-UEFA dan anti-Marinakis, sementara pendukung Forest membalas dengan ejekan "We've got Ollie Glasner".
Forest sempat tampil dominan di awal laga. Khalaili hampir menebus kesalahannya dengan mengirim umpan ke Strand Larsen, tetapi Sels berhasil menggagalkan peluang tersebut. Delap juga menyia-nyiakan dua peluang emas, termasuk sundulan yang melenceng.
Di kubu Palace, Lerma yang bermain sebagai bek darurat menggantikan Axel Disasi yang diskors tampil rentan sepanjang babak pertama. Jaydee Canvot beberapa kali kehilangan bola, dan Daniel Muñoz nyaris mencetak gol ke gawang mantan klubnya.
Pada akhirnya, ketenangan Benítez dan ketajaman lini serang Palace menjadi pembeda. Forest pulang dengan kekalahan, sementara Palace merayakan kemenangan kandang pertama era Sage.