Pencarian

Frisian Flag Kental Manis Ajak Keluarga Manjakan Ibu di Yogyakarta

Senin, 12 Oktober 2026 • 12:50:31 WIB
Frisian Flag Kental Manis Ajak Keluarga Manjakan Ibu di Yogyakarta
Pengunjung mengikuti rangkaian acara kampanye #TanggalMerahUntukIbu di Pakuwon Mall Yogyakarta, 2-4 Oktober 2026.

KALIMANTAN TIMUR — Frisian Flag Kental Manis menggelar kampanye #TanggalMerahUntukIbu di Pakuwon Mall Yogyakarta pada 2-4 Oktober 2026. Rangkaian acara ini mengajak keluarga bergantian memanjakan Ibu lewat aktivitas pampering, talkshow, cooking creation, hingga penampilan musik.

Kampanye #TanggalMerahUntukIbu menempatkan Ibu sebagai pusat perhatian. Selama tiga hari, pengunjung mall diajak mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk memberi ruang istirahat sekaligus mempererat kebersamaan keluarga.

Head of SCM Category Frisian Flag Indonesia Monika Dian Ariestya menyebut acara ini sebagai cara brand menemani pagi keluarga Indonesia. Kegiatan berlangsung di satu area terbuka mall sehingga pengunjung bisa datang dan ikut serta secara langsung.

Pagi Bersama Keluarga Jadi Lebih Berarti

Talkshow bertajuk "Pagi Bersama Keluarga Menjadi Lebih Berarti" menjadi bagian utama rangkaian acara. Sesi ini menghadirkan psikolog Agata Ika Paskarista, S.Psi, M.Psi., entrepreneur sekaligus ibu dua anak Selmadena Aquilla, dan Monika Dian Ariestya.

Ketiganya berbagi pandangan soal kebersamaan keluarga, komunikasi positif, dan pentingnya perhatian untuk Ibu. Agata menekankan bahwa kedekatan keluarga dibangun dari rutinitas, bukan hanya momen istimewa.

"Kedekatan sendiri saya rasa bukan dibangun dari kehadiran atau kebersamaan yang hanya momen-momen sederhana, tetapi itu rutin," ujar Agata, Minggu (4/10/2026).

Ia mencontohkan sarapan pagi sebagai kesempatan keluarga saling menyapa sebelum menjalani kesibukan. Namun, berkumpul di meja makan saja tidak cukup jika komunikasi tidak berjalan baik.

"Ada saja keluarga yang setiap pagi makan bareng, sarapan bareng, tetapi ternyata tidak terjadi komunikasi yang baik. Jadi, perlu diperhatikan, rutinitas harian atau seperti ritual yang dilakukan keluarga itu penting untuk kedekatan, tetapi garis bawahi bahwa interaksinya pun yang positif, yang baik," jelasnya.

Interaksi Positif Bikin Anggota Keluarga Merasa Aman

Agata mengingatkan agar keluarga memperhatikan cara berkomunikasi saat sarapan. Teguran atau keluhan yang disampaikan di awal hari bisa membuat suasana kebersamaan terasa kurang menyenangkan.

"Kalau kita sadar, aware, bahwa dengan momen sederhana setiap hari kita usahakan agar kita betul-betul hadir dan mengusahakan interaksi yang positif, itu akan sangat besar sekali manfaatnya bagi anggota keluarga," tuturnya.

Interaksi positif, lanjut Agata, membuat setiap anggota keluarga merasa aman dan nyaman berada di rumah. Perasaan itu tidak hanya dirasakan Ibu, tetapi juga Bapak dan anak-anak.

"Jadi, dari rutinitas yang dibangun, kedekatan yang dibangun, itu membuat para anggota itu safe, merasa aman. Saling hadir, saling responsnya bagus, itu akan merasa aman untuk para anggota keluarga. Enggak hanya Ibu, enggak hanya Bapak, enggak hanya anak, tapi semuanya pasti merasa aman," kata Agata.

Beban Pagi Ibu dan Peran Anggota Keluarga Lain

Selmadena menyoroti kesibukan Ibu menyiapkan kebutuhan keluarga pada pagi hari. Pekerjaan itu dimulai sejak membangunkan anggota keluarga untuk ibadah hingga memastikan perlengkapan sekolah siap.

"Jobdesk-nya yang pertama, seperti Ibu-Ibu pada umumnya, bangunin anak untuk ikut ibadah pagi bersama. Kemudian nanti menyiapkan anak-anak sekolah, itu kan perintilannya banyak," ungkap Selmadena.

Persiapan tersebut mencakup membantu anggota keluarga mandi dan berpakaian hingga menyiapkan buku serta tas sekolah. Di tengah kesibukan itu, Ibu juga perlu memastikan sarapan telah tersedia.

"Jadi, kita ini lebih sibuk dari orang-orang lain. Pokoknya nomor satu itu adalah kita tuh memang orang paling sibuk di antara siapa pun, enggak ada yang bisa ngalahin kita," ujarnya.

Meski tanggung jawabnya banyak, Selmadena menilai perhatian kepada keluarga tidak selalu harus diwujudkan lewat hal besar. Komunikasi terbuka antara Ibu, Bapak, dan anggota keluarga lain menjadi salah satu caranya.

Rangkaian Aktivitas untuk Ibu di Yogyakarta

Selain talkshow, pengunjung Pakuwon Mall Yogyakarta bisa mengikuti sesi cooking creation dan berbagai permainan keluarga. Ada pula pengalaman pampering yang memberi kesempatan Ibu menikmati waktu untuk diri sendiri.

Penampilan musik melengkapi rangkaian acara selama 2-4 Oktober 2026. Keluarga diajak bergantian mengambil peran merawat Ibu, bukan hanya pada momen tanggal merah, tetapi juga dalam rutinitas harian.

Kampanye ini menegaskan satu hal sederhana: perhatian kepada Ibu bisa dimulai dari sarapan bersama, komunikasi yang hangat, dan pembagian tugas di rumah. Momen kecil yang konsisten itulah yang membuat pagi keluarga terasa lebih berarti.

Follow halobalikpapan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: haibunda.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks