KALIMANTAN TIMUR — Tesla resmi memperlihatkan prototipe Roadster generasi kedua dengan kabin dua kursi yang mengusung desain futuristik. Model listrik ini diklaim mengandalkan sistem pendorong elektrik yang belum pernah dipakai di lini produk Tesla sebelumnya. Foto interior terbaru memberi gambaran arah desain coupe dua pintu tersebut.
Kabin Dua Kursi dengan Tata Letak Minimalis
Interior Roadster generasi kedua mengusung konfigurasi dua tempat duduk, sesuai karakter coupe dua pintu. Tata letaknya mengikuti bahasa desain Tesla yang serba minimalis, dengan layar sentuh sebagai pusat kendali utama.
Posisi duduk rendah dan kabin yang menyempit menegaskan orientasi model ini sebagai kendaraan performa, bukan mobil keluarga. Detail material dan jok belum dijelaskan secara rinci oleh Tesla.
Klaim Sistem Pendorong Elektrik
Roadster generasi kedua disebut mengandalkan sistem pendorong elektrik yang diklaim belum pernah diterapkan pada model Tesla sebelumnya. Klaim ini pertama kali muncul saat prototipe diperkenalkan, dan belum ada penjelasan teknis resmi soal cara kerjanya.
Tesla belum merilis spesifikasi resmi seperti kapasitas baterai, tenaga, maupun jarak tempuh untuk versi produksi. Semua angka yang beredar masih bersifat klaim awal, bukan data final.
Posisi Roadster di Lini Produk Tesla
Roadster generasi pertama dijual pada akhir 2000-an sebagai mobil listrik pertama Tesla. Model ini menjadi fondasi bagi Model S, Model 3, Model X, dan Model Y yang menyusul kemudian.
Kehadiran generasi kedua menandai kembalinya Tesla ke segmen coupe performa tinggi. Segmen ini dihuni kompetitor seperti Porsche 911 dan beberapa model sport listrik dari merek Eropa.
Belum Ada Jadwal Produksi Resmi
Tesla belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi maupun harga jual Roadster generasi kedua. Foto interior yang beredar baru sebatas prototipe, bukan unit produksi massal.
Beberapa pengamat industri memperkirakan versi produksi baru akan tersedia dalam beberapa tahun ke depan. Tesla sendiri belum memberi konfirmasi soal timeline tersebut.
Yang Masih Jadi Tanda Tanya
Selain spesifikasi teknis, Tesla juga belum membeberkan dimensi pasti, bobot, maupun fitur keselamatan Roadster generasi kedua. Semua informasi yang beredar saat ini masih berbasis prototipe awal.
Pembeli potensial di Indonesia kemungkinan harus menunggu lebih lama, mengingat Tesla belum memiliki jaringan distribusi resmi di pasar lokal. Model ini lebih dulu menyasar pasar Amerika Serikat dan Eropa.