SAMARINDA — Lantunan selawat yang dipimpin Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf bersama Majelis Ahbaabul Musthofa menggema di stadion yang juga dikenal sebagai Stadion Sempaja tersebut. Jemaah datang dari berbagai kalangan dan memadati tribun stadion sejak sore.
Saefuddin mengikuti rangkaian kegiatan bersama ribuan jemaah. Ia menyambut positif besarnya partisipasi masyarakat dalam acara yang mempertemukan warga dari berbagai latar itu.
Bukan Sekadar Kegiatan Keagamaan
Bagi Saefuddin, Kaltim Bershalawat bukan hanya agenda ibadah. Kegiatan itu menjadi kesempatan bagi masyarakat memperkuat hubungan sosial melalui doa dan selawat bersama.
Ia menilai kebersamaan yang terbangun dari pertemuan ribuan orang punya nilai tersendiri. Menurutnya, kegiatan berselawat dapat membawa kebaikan sekaligus mempererat persaudaraan warga, terutama di Kota Samarinda.
"Alhamdulillah, antusiasme masyarakat luar biasa. Mudah-mudahan Kaltim Bershalawat bisa terus dilaksanakan secara rutin dan membawa keberkahan bagi Kalimantan Timur, khususnya Kota Samarinda," ujar Saefuddin.
Harapan agar Agenda Berlanjut
Saefuddin menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan keharmonisan di tengah kehidupan bermasyarakat. Kegiatan yang melibatkan ribuan orang, menurutnya, menjadi salah satu ruang untuk merawat nilai-nilai tersebut.
Harapan serupa ia sampaikan soal keberlanjutan acara. Kaltim Bershalawat diharapkan tetap masuk agenda rutin di provinsi ini, bukan berhenti pada gelaran ke-14.
Bertepatan dengan HUT ke-61 Bankaltimtara
Pelaksanaan Kaltim Bershalawat XIV sekaligus menandai puncak perayaan HUT ke-61 PT BPD Kaltimtara atau Bankaltimtara. Rangkaian acara berlangsung hingga malam dan ditutup dengan doa bersama.