Pencarian

Investor Saham Kaltim Tembus 190.914 SID per Juni 2026, Nilai Transaksi Anjlok ke Rp14,61 Triliun

Senin, 26 Oktober 2026 • 12:46:32 WIB
Investor Saham Kaltim Tembus 190.914 SID per Juni 2026, Nilai Transaksi Anjlok ke Rp14,61 Triliun
Jumlah investor saham di Kalimantan Timur tercatat mencapai 190.914 SID pada triwulan II 2026.

SAMARINDA — Otoritas Jasa Keuangan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara mencatat pertambahan investor saham yang konsisten sejak 2025. Jumlah pemodal naik dari 144.940 SID pada triwulan III 2025 menjadi 162.070 SID pada triwulan IV 2025, lalu 179.630 SID pada triwulan I 2026, dan 190.914 SID pada triwulan II 2026.

Kepala OJK Kaltim-Kaltara Misran Pasaribu menyebut kenaikan itu sejalan dengan minat masyarakat terhadap pasar modal.

"Minat investasi masyarakat Kalimantan Timur di Pasar Modal tahun 2026 terus meningkat, sejalan dengan peningkatan jumlah investor," kata Misran.

Transaksi Saham Berbanding Terbalik dengan Pertumbuhan Investor

Nilai transaksi saham di Kaltim sepanjang April hingga Juni 2026 hanya Rp14,61 triliun. Capaian itu merosot dari triwulan I 2026 yang menembus Rp18,64 triliun.

Pola fluktuatif terlihat sejak 2025. Transaksi sempat bertengger di Rp8,85 triliun pada triwulan III 2025, melesat ke Rp17,54 triliun pada triwulan IV 2025, lalu Rp18,64 triliun pada triwulan I 2026, sebelum melemah ke Rp14,61 triliun.

Lonjakan jumlah pemodal baru belum tentu berbanding lurus dengan keaktifan jual-beli saham.

Balikpapan dan Samarinda Masih Kantong Utama Pemodal

Sebaran investor saham di Kaltim terkonsentrasi di dua kota besar. Balikpapan mencatat 56.374 SID, sedangkan Samarinda memiliki 52.392 SID.

"Balikpapan mencatat 56.374 SID, sedangkan Samarinda memiliki 52.392 SID," ujar Misran.

Posisi berikutnya ditempati Kutai Kartanegara dengan 22.791 SID, Kutai Timur 14.235 SID, dan Bontang 12.972 SID.

Berau membukukan 9.940 SID, Paser 8.599 SID, Penajam Paser Utara 6.713 SID, Kutai Barat 6.452 SID, serta Mahakam Ulu sebanyak 446 SID.

Literasi Pasar Modal Masih Terpusat di Kawasan Perkotaan

Konsentrasi pemodal di Balikpapan dan Samarinda memperlihatkan pemerataan literasi pasar modal belum menyebar ke seluruh wilayah. Kabupaten dengan jumlah SID paling kecil, seperti Mahakam Ulu, masih jauh tertinggal dari dua kota itu.

Pelemahan nilai transaksi pada triwulan II 2026 menjadi cermin tersendiri. Basis investor bertambah, tetapi aktivitas perdagangan belum mengikuti laju yang sama.

Follow halobalikpapan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kaltimpost.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks