KALIMANTAN TIMUR — Kekalahan 0-3 Manchester United dari Bournemouth di Old Trafford memicu kemarahan suporter yang meneriakkan nama Direktur Sepak Bola Jason Wilcox dengan kata-kata kasar. Tekanan terhadap Wilcox meningkat di tengah delapan laga tanpa kemenangan, rekor terburuk United sejak musim 2015-16.
Manchester United menelan kekalahan telak 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford. Kekalahan tersebut menjadi pukulan kedua dalam sepekan setelah sebelumnya juga kalah dengan selisih tiga gol.
Di tengah laga, mayoritas suporter tuan rumah menyanyikan nama Wilcox disertai umpatan. Nyanyian itu bergema lebih dari sekali, menandakan ketidakpuasan yang meluas terhadap kebijakan rekrutmen klub.
Lisandro Martinez Buka Suara Soal Kinerja Rekrutmen
Kemarahan fans bukan tanpa alasan. Bek United Lisandro Martinez sebelumnya melontarkan kritik tajam terhadap manajemen klub karena dianggap tidak memperkuat skuad secara memadai.
"Saya berharap lebih dari direktur teknik kami," ujar Martinez, kurang dari dua pekan sebelum laga melawan Bournemouth.
Kritik Martinez menyasar langsung peran Wilcox dalam pengambilan keputusan transfer. Pernyataan itu menjadi pemicu awal sorotan publik terhadap sosok berusia 55 tahun tersebut.
Siapa Jason Wilcox dan Mengapa Ia Dikritik
Wilcox merupakan mantan winger Timnas Inggris yang meraih gelar Premier League bersama Blackburn Rovers pada 1994-95. Ia bergabung dengan United pada April 2024 sebagai direktur teknik, setelah 15 bulan menjabat posisi serupa di Manchester City.
Di City, Wilcox sempat menangani akademi dan bekerja bersama Omar Berrada, yang kini menjabat CEO United. Ia juga bekerja dengan Stephen Torpey, yang diangkat sebagai kepala akademi United pada Agustus 2025.
Sejumlah pihak menilai Wilcox berada di posisi sulit. Ia bukan pemegang kendali anggaran transfer yang ditetapkan di level lebih tinggi. Wilcox juga tidak bertanggung jawab atas cedera Manuel Ugarte saat membela Uruguay di Piala Dunia, yang menggagalkan rencana penjualan gelandang tersebut untuk menambah dana transfer.
Ia pun tak berdaya mencegah Barcelona membatalkan kesepakatan senilai 26 juta poundsterling untuk Marcus Rashford. Kedua persoalan itu memengaruhi kemampuan United berbelanja di bursa transfer, baik untuk biaya transfer maupun gaji.
Kebijakan Transfer Dipertanyakan
United memilih fokus memperkuat lini tengah pada bursa transfer musim panas, tanpa mendatangkan pesaing bagi Luke Shaw di posisi bek kiri maupun pendukung untuk Benjamin Sesko di lini depan. Kedua pemain kini cedera, dan keputusan itu dinilai sebagai kesalahan besar.
Wilcox jarang berbicara kepada media. Komunikasi yang minim membuat publik tidak mengetahui alasan di balik prioritas transfer tersebut. Dalam 12 bulan terakhir, hanya ada beberapa kesempatan singkat ia berbicara dengan jurnalis.
Dukungan Manajemen dan Sikap Sir Jim Ratcliffe
Sejak tiba dari Southampton, Wilcox dua kali mendapat dukungan publik dari petinggi klub. Pada kesempatan pertama, saat perekrutan Ruben Amorim sebagai pengganti Erik ten Hag, Dan Ashworth yang kehilangan jabatan sementara Wilcox bertahan.
Tiga belas bulan kemudian, Amorim secara terbuka menentang intervensi terhadap formasi tim dan menyebut Wilcox sebagai salah satu pihak yang bertanggung jawab. Pelatih asal Portugal itu yang kemudian hengkang, Wilcox tetap bertahan.
Pemilik minoritas Sir Jim Ratcliffe belum memberikan komentar soal krisis yang melanda Old Trafford. Namun suporter United sudah menyampaikan pendapat mereka dengan lantang saat laga melawan Bournemouth.
Posisi Michael Carrick Ikut Terancam
Tekanan sebenarnya lebih dulu mengarah ke pelatih Michael Carrick. United kini berada di peringkat 16 Premier League tanpa kemenangan dalam delapan laga terakhir, rekor terburuk klub sejak 2015-16.
Carrick diminta menanggapi apakah Wilcox dan Berrada seharusnya berbicara langsung kepada suporter. "Bukan wewenang saya menentukan siapa yang berbicara dan tidak berbicara, kapan mereka berbicara, dan bagaimana mereka berbicara," ujarnya.
"Saya tahu peran saya di sini adalah berbicara kepada kalian dan mewakili tim serta klub sebaik mungkin dari posisi ini," tambah Carrick.
Popularitas Carrick sebagai legenda klub masih utuh. Sorotan kini bergeser ke Wilcox, sosok yang oleh fans dianggap paling bertanggung jawab atas buruknya rekrutmen. Pertanyaannya, apakah Ratcliffe sepakat dengan suara tribun Old Trafford.