BONTANG — Pemerintah Kota Bontang memastikan program seragam sekolah gratis untuk jenjang SD dan SMP telah memasuki tahap produksi. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Abdu Safa Muha, mengungkapkan proses pengukuran tubuh siswa dan penjahitan sudah berjalan di sejumlah titik.
“Sudah berproses. Penjahitannya sudah jalan dan sebagian pengukuran juga sudah dilakukan,” ujar Safa, Jumat (29/5/2026).
600 Penjahit Lokal Kebagian Proyek
Untuk memaksimalkan dampak ekonomi, Disdikbud menggandeng sekitar 600 penjahit lokal di Bontang. Langkah ini memastikan anggaran program tidak hanya mengalir ke penyedia jasa besar, tetapi juga merata ke pelaku UMKM jasa jahit di tingkat kelurahan.
“Kami sengaja libatkan mereka agar manfaatnya terasa langsung oleh warga,” kata Safa.
Berapa Anggaran yang Digelontorkan?
Pemkot Bontang mengalokasikan dana sebesar Rp 11 miliar untuk pengadaan seragam sekolah gratis tahun ini. Meski harga bahan baku dan biaya produksi mengalami kenaikan, Safa menegaskan anggaran tersebut tidak bertambah.
“Anggarannya tetap. Mudah-mudahan kualitasnya tetap bisa dipertahankan,” terangnya.
Disdikbud berupaya menjaga kualitas bahan seragam tetap sama seperti tahun sebelumnya, meskipun tekanan biaya produksi cukup signifikan.
Kapan Seragam Mulai Dibagikan?
Target distribusi seragam adalah menjelang tahun ajaran baru 2026/2027. Untuk siswa baru, pembagian masih menunggu data ukuran yang dikumpulkan masing-masing sekolah. Sementara siswa lama berpeluang menerima bantuan lebih awal setelah proses produksi selesai.
Selain seragam, pengadaan perlengkapan sekolah lain seperti tas dan sepatu juga mulai dipersiapkan oleh penyedia.
Apa Manfaat Program Ini bagi Warga Bontang?
Program ini dirancang untuk menekan pengeluaran orang tua siswa yang setiap tahun harus menyiapkan biaya tambahan menjelang tahun ajaran baru. Dengan adanya seragam gratis, beban belanja perlengkapan sekolah bisa berkurang drastis.
Di sisi lain, proyek ini menjadi pemasukan tambahan bagi ratusan penjahit lokal di tengah lesunya sektor jasa jahit di daerah.
Apakah ada tantangan dalam produksi tahun ini?
Tantangan utama adalah kenaikan harga bahan baku. Namun, Disdikbud memastikan kualitas bahan tetap sama dengan tahun sebelumnya. Pemerintah juga memonitor ketat proses produksi agar tidak ada penurunan standar.
Bagaimana cara mendapatkan seragam gratis?
Seragam akan didistribusikan melalui sekolah masing-masing. Siswa baru akan diukur terlebih dahulu oleh pihak sekolah, sementara siswa lama akan mendapatkannya secara bertahap begitu produksi rampung. Proses distribusi dilakukan tanpa dipungut biaya sepeser pun.