BONTANG — Pelatihan yang digelar Yamaha di SMKN 2 dan SMKN 3 Bontang ini menyasar siswa dari berbagai jurusan, termasuk otomotif yang notabene jauh dari aktivitas merangkai bunga atau menghias kue. Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat (Waka Humas) SMKN 3 Bontang, Dini, mengaku terkejut melihat antusiasme siswa jurusan Teknik Alat Berat saat mengikuti pelatihan.
“Dari kegiatan ini kami bisa melihat bahwa ternyata ada bakat-bakat terpendam yang dimiliki siswa, padahal sebagian besar peserta berasal dari jurusan otomotif yang mungkin selama ini tidak banyak bersentuhan dengan kegiatan seperti merangkai bunga maupun menghias kue,” ujarnya.
Bekal Wirausaha Sejak Bangku Sekolah
Asisten Manajer Promosi/Area PT STSJ Main Dealer Yamaha Kaltim, Efendy Ariadi, mengatakan program ini merupakan komitmen perusahaan untuk mendekatkan diri dengan kalangan pelajar sekaligus memberikan pengalaman baru. “Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Yamaha untuk mendukung kreativitas dan keterampilan generasi muda,” katanya.
Guru Kejuruan Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan SMKN 2 Bontang, Mardiyanti, menambahkan bahwa keterampilan tambahan seperti ini sangat relevan dengan kebutuhan siswa SMK. Ia menekankan pentingnya membuka peluang wirausaha di tengah ketatnya persaingan kerja. “Persaingan kerja cukup ketat. Dengan keterampilan seperti ini, wawasan siswa terbuka bahwa bekerja di perusahaan bukan satu-satunya pilihan. Wirausaha bisa menjadi jalan keluar yang relevan dan sangat dibutuhkan saat ini,” tuturnya.
Mengapa Siswa Otomotif Antusias Merangkai Bunga?
Muhammad Rizki, siswa kelas XI Teknik Alat Berat SMKN 3 Bontang, menjadi salah satu peserta yang antusias. Ia mengaku mendapatkan pengalaman baru yang tidak pernah didapatkan di kelas. Hal serupa diungkapkan Arika Asila, siswi kelas X APHP 2 SMKN 2 Bontang. “Dari yang sebelumnya tidak tahu nama-nama bunga jadi tahu, lalu kami juga diajari membuat rangkaian bunga sehingga sekarang jadi bisa,” katanya.
Dewi Nurfitriani, peserta lainnya, menambahkan bahwa kegiatan ini membantunya mengembangkan bakat yang selama ini terpendam. “Kesan saya selama mengikuti kegiatan ini sangat seru. Saya merasa bisa mengembangkan bakat yang selama ini terpendam,” ujarnya.
Yamaha dan SMKN 3 Bontang Harap Program Berlanjut
Dini, Waka Humas SMKN 3 Bontang, berharap kerja sama dengan Yamaha Kaltim dapat terus berlanjut. Menurutnya, program seperti ini membuka wawasan siswa bahwa kreativitas bisa berkembang di berbagai bidang, tidak terbatas pada kompetensi keahlian yang dipelajari di sekolah. “Kami berharap kegiatan ini dapat terus berkelanjutan ke depannya,” tambahnya.
Yamaha sendiri berkomitmen untuk terus menghadirkan program positif yang mendukung pengembangan potensi generasi muda di Kalimantan Timur. Efendy Ariadi menegaskan, perusahaan akan terus mempererat hubungan dengan dunia pendidikan melalui berbagai kegiatan serupa.