BALIKPAPAN — Antusiasme warga memanfaatkan layanan perpustakaan daerah masih tinggi. Ruang baca Dispustakar Balikpapan sempat menampung 115 pengunjung sekaligus, jumlah yang membuat kapasitas ruangan terisi maksimal pada jam layanan.
Neny Dwi Winahyu menyatakan lonjakan kunjungan itu sebagai hal yang membanggakan. Menurut dia, perpustakaan tetap relevan bagi warga yang ingin membaca, belajar, maupun mencari bahan referensi pengetahuan.
"Ini merupakan suatu hal yang sangat membanggakan. Alhamdulillah ruang baca tadi penuh, kapasitasnya 115 orang," ujar Neny.
Ruang Baca Dibagi Berdasarkan Kelompok Usia
Dispustakar menata ruang baca mengikuti kategori pengunjung. Lantai dua dikhususkan bagi anak-anak, sedangkan lantai tiga dipakai pembaca dewasa.
Pembagian itu memudahkan warga memilih area sesuai kebutuhan. Anak-anak mendapat ruang tersendiri, sementara pembaca dewasa bisa memakai fasilitas lantai atas untuk kegiatan belajar atau riset ringan.
Komunitas Literasi Diberi Ruang Berkegiatan
Perpustakaan daerah tidak hanya berfungsi sebagai tempat meminjam buku. Dispustakar menyiapkan ruang bagi komunitas literasi Balikpapan untuk menggelar kegiatan secara rutin.
"Kami berharap bisa menyediakan kebutuhan literasi masyarakat, baik dari sisi koleksi buku maupun ruang bagi komunitas-komunitas literasi untuk bergeliat di sini," kata Neny.
Neny menambahkan, ilmu yang didapat pengunjung dari buku diharapkan tidak berhenti di ruang baca. Menurut dia, pengetahuan itu perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari warga.
Koleksi 100 Ribu Eksemplar dari 40 Ribu Judul
Saat ini Dispustakar Balikpapan mengoleksi sekitar 40 ribu judul buku. Total eksemplar yang tersedia mencapai 100 ribu karena satu judul bisa memiliki beberapa salinan.
Warga yang hendak meminjam buku cukup mendaftar sebagai anggota dengan membawa KTP. Setelah pendaftaran dan pengambilan foto, kartu anggota bisa langsung dipakai untuk meminjam koleksi.
Setiap anggota dapat meminjam maksimal tiga buku selama 10 hari kerja. Untuk menekan keterlambatan pengembalian, Dispustakar menyediakan layanan pengingat lewat SMS gateway yang dikirim ke nomor telepon anggota menjelang jatuh tempo.
Keanggotaan Terbuka untuk Semua Usia
Layanan keanggotaan perpustakaan tidak membatasi usia pengunjung. Anak-anak hingga orang dewasa bisa mendaftar dan memanfaatkan fasilitas yang sama.
"Tidak ada batasan umur untuk menjadi anggota perpustakaan," tegas Neny.
Dengan koleksi yang terus bertambah dan ruang baca yang ramah bagi semua kalangan, Dispustakar berharap perpustakaan semakin berfungsi sebagai ruang publik yang hidup. Pemerintah kota disebut terus mendorong peningkatan layanan agar kebutuhan literasi warga terjangkau.