Pencarian

Karhutla Gambut Penajam Paser Utara Belum Padam di Hari Ketujuh, 75 Personel Diterjunkan dan Sumber Air Mulai Kering

Minggu, 04 Oktober 2026 • 05:16:00 WIB
Karhutla Gambut Penajam Paser Utara Belum Padam di Hari Ketujuh, 75 Personel Diterjunkan dan Sumber Air Mulai Kering
Petugas gabungan memadamkan lahan gambut yang terbakar di Kelurahan Petung, Penajam Paser Utara.

PENAJAM — Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara Nurlaila menyatakan pemantauan udara dengan drone masih menemukan titik asap di lahan gambut. Titik-titik itu berpotensi berubah menjadi api baru jika tidak segera ditangani.

"Penanganan masih dilakukan karena hasil pemantauan udara menunjukkan sejumlah titik asap gambut yang berpotensi kembali menjadi titik api," ujar Nurlaila di Penajam, Minggu (4/10/26).

Medan Sulit, Selang Ditarik 25-30 Sambungan

Posisi titik asap berada cukup jauh dari sumber air. Petugas harus menarik selang sekitar 25 hingga 30 sambungan untuk mencapai area yang terbakar.

Kebutuhan mengisi fleksibel tank juga menambah beban. Sekitar lima sampai enam sambungan selang dipakai hanya untuk pengisian tersebut.

Pada hari ketujuh, tim gabungan mengoperasikan tujuh mata semprot. Empat unit milik BPBD, satu dari Dinas Pertanian, dan dua dari Manggala Agni.

75 Personel dan Tujuh Mata Semprot Dikerahkan

Penanganan karhutla ini melibatkan 75 personel dari sejumlah instansi. Rinciannya, 30 personel BPBD, 15 petugas Dinas Pertanian, lima personel Manggala Agni, 12 anggota Satpol PP, dan 13 personel Polres PPU.

Personel Direktorat Samapta Polres PPU turut diterjunkan membantu proses pemadaman dan pendinginan di lokasi.

"Pemadaman dan pendinginan seluruhnya menggunakan mesin portable dan slip on dengan memanfaatkan sumber air yang masih tersedia di lokasi," kata Nurlaila.

Saluran Sekunder Kering, Petugas Beralih ke Saluran Primer

Persediaan air di sekitar lokasi mulai menjadi persoalan. Saluran sekunder yang sebelumnya dapat dimanfaatkan petugas kini telah mengering.

Tim pemadam akhirnya mengandalkan saluran primer untuk memenuhi kebutuhan air selama proses pemadaman dan pendinginan berlangsung.

"Selain itu, PT KMS turut mendukung penanganan dengan menyiagakan mesin portable berkapasitas besar di kawasan perbatasan lokasi kebakaran," kata Nurlaila lagi.

Luas Lahan Terbakar Capai 36,88 Hektare

Total luas lahan yang terbakar di kawasan gambut RT 16, Kelurahan Petung, mencapai 36,88 hektare. Angka itu dihimpun dari hasil pemantauan tim gabungan selama sepekan terakhir.

Hingga hari ketujuh, tim masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik panas yang tersisa di bawah permukaan gambut. Pemantauan udara lewat drone akan terus dilakukan guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Follow halobalikpapan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: viva.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks