Pencarian

DPRD Balikpapan Perjuangkan SPBU Baru di Kariangau, Kuota Biosolar Kota Resmi Ditambah untuk Redam Antrean

Rabu, 03 Juni 2026 • 14:41:01 WIB
DPRD Balikpapan Perjuangkan SPBU Baru di Kariangau, Kuota Biosolar Kota Resmi Ditambah untuk Redam Antrean
DPRD Balikpapan dorong pembangunan SPBU baru di kawasan Kariangau untuk mengurai antrean bahan bakar.

BALIKPAPAN — Antrean panjang kendaraan yang kerap mengular di sejumlah SPBU di Balikpapan, terutama untuk bahan bakar biosolar, diharapkan segera terurai. DPRD Kota Balikpapan mengambil langkah strategis dengan mendorong pembangunan SPBU baru di kawasan Kariangau dan secara bersamaan memastikan penambahan kuota biosolar untuk kota ini telah resmi disetujui.

Mengapa Kariangau Jadi Prioritas Pembangunan SPBU Baru?

Kawasan Kariangau dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas logistik dan industri di Balikpapan. Tingginya volume kendaraan berat yang beroperasi di kawasan ini, mulai dari truk pengangkut batu bara hingga kendaraan logistik, membuat kebutuhan akan SPBU di sana sangat mendesak.

Selama ini, pengemudi di Kariangau harus menempuh jarak cukup jauh atau mengantre di SPBU terdekat yang kapasitasnya terbatas. Kondisi ini tidak hanya membuang waktu, tetapi juga berpotensi menimbulkan kemacetan di jalur utama. DPRD menilai keberadaan SPBU baru di Kariangau adalah solusi jangka panjang untuk menjawab persoalan distribusi BBM yang belum merata.

Berapa Tambahan Kuota Biosolar untuk Balikpapan?

Selain masalah infrastruktur, DPRD juga menyoroti kuota biosolar yang kerap habis sebelum akhir bulan. Akibatnya, banyak sopir angkutan umum dan truk barang kesulitan mendapatkan bahan bakar bersubsidi ini.

Melalui perjuangan ke BPH Migas, pemerintah pusat akhirnya menyetujui penambahan kuota biosolar untuk Balikpapan. Meski angka pasti penambahan belum dirinci secara resmi oleh DPRD, keputusan ini dinilai sebagai angin segar bagi para pelaku usaha transportasi dan logistik di kota minyak tersebut. Dengan adanya tambahan kuota, diharapkan kelangkaan biosolar yang kerap terjadi setiap bulan dapat diminimalisir.

Apa Langkah DPRD Selanjutnya?

Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, yang membidangi perekonomian, menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengawal kedua isu ini. Untuk SPBU Kariangau, DPRD akan kembali menggelar rapat koordinasi dengan BPH Migas dan Pertamina guna mematangkan kajian kelayakan dan kebutuhan investasi.

"Kami tidak ingin warga terus-terusan mengantre. SPBU baru dan tambahan kuota adalah dua sisi mata uang yang sama. Kami pastikan keduanya berjalan beriringan," ujar salah satu anggota dewan dalam keterangannya.

Sementara itu, pengemudi truk di kawasan Pelabuhan Kariangau menyambut baik langkah ini. Mereka berharap realisasi pembangunan SPBU tidak molor dan penambahan kuota bisa dirasakan dalam waktu dekat, terutama menjelang musim mudik dan peningkatan aktivitas industri akhir tahun.

Kapan Warga Bisa Menikmati SPBU Baru dan Tambahan Kuota?

DPRD menargetkan proses perizinan dan pembangunan SPBU Kariangau bisa rampung dalam waktu satu hingga dua tahun ke depan. Namun, untuk penambahan kuota biosolar, dampaknya diperkirakan bisa langsung dirasakan oleh masyarakat pada penyaluran bulan depan.

Pemerintah Kota Balikpapan juga diminta turut serta mengawasi distribusi biosolar agar tepat sasaran dan tidak bocor ke industri atau pihak yang tidak berhak. Pengawasan ketat di lapangan menjadi kunci agar kebijakan ini benar-benar menguntungkan warga kecil.

Bagikan
Sumber: kaltimpost.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks