PENAJAM — Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Penajam Paser Utara Agus Dahlan menyebut usulan perbaikan disampaikan ke Dishub Kaltim setelah pemerintah daerah mendokumentasikan kerusakan fasilitas pelabuhan. Anggaran yang disetujui baru mencakup perbaikan bagian dermaga dan pelampung, belum menyentuh kebutuhan penataan menyeluruh.
Pelabuhan Speedboat Penajam sendiri berada di bawah kewenangan Pemprov Kaltim sejak awal 2026. Peralihan kewenangan itu membuat penanganan fasilitas pelabuhan menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi.
Tiang Dermaga Tergantung, Pelampung Butuh Perbaikan
Kerusakan yang paling terlihat ada pada tiang-tiang penyangga dermaga. Sebagian tiang dilaporkan tinggal tergantung dan tidak lagi menopang bangunan seperti seharusnya.
Bagian pelampung juga membutuhkan penanganan. Kondisi ini menjadi perhatian karena dermaga adalah titik utama penumpang naik dan turun dari speedboat.
"Sudah kita sampaikan, bahkan kami sudah bersurat disertai dengan dokumentasi yang ada kondisi pelabuhan supaya provinsi bisa menyiapkan anggaran untuk di perubahan. Dan alhamdulillah anggaran itu disetujui," kata Agus, Rabu (30/9/2026).
Dia menyebut usulan itu terutama menyoroti tiang-tiang yang hampir lepas. "Yang kita sampaikan itu terutama ada tiang-tiang yang tinggal sudah tergantung, dan mungkin yang di pelampungnya itu juga," ujarnya.
Rp21 Miliar Baru Wacana, Belum Jadi Kepastian Anggaran
Perbaikan dengan anggaran sekitar Rp400 juta belum menutup seluruh kebutuhan pelabuhan. Pemprov Kaltim dan Pemkab PPU masih akan membahas pengembangan jangka panjang dengan mengacu pada master plan dan desain yang sudah tersedia.
Agus berharap penanganan tahun-tahun berikutnya mengikuti rencana tersebut agar perbaikan tidak bersifat parsial. "Mudah-mudahan nanti anggaran tahun berikutnya bisa diganti sesuai dengan master plan itu, desain yang ada. Kalaupun misalnya nanti provinsi mau merubah, silakan saja," katanya.
Informasi soal kebutuhan anggaran sekitar Rp21 miliar untuk pembangunan atau penanganan pelabuhan pada tahun berikutnya juga mulai dibahas. Agus menegaskan angka itu belum menjadi kepastian anggaran.
"Memang katanya ada anggaran disiapkan, tapi nanti masih pembahasannya. Mudah-mudahan bisa di dalam proses berjalan ini bisa mengakomodir," pungkasnya.
Dua Tahap Penanganan yang Berjalan Sekarang
Penanganan Pelabuhan Speedboat Penajam saat ini berjalan dalam dua tahap. Perbaikan fasilitas rusak menjadi kebutuhan mendesak yang mulai diakomodasi lewat APBD Perubahan Kaltim 2026.
Sementara kebutuhan pembangunan atau penataan lebih menyeluruh masih menunggu pembahasan anggaran dan keputusan pemerintah provinsi. Belum ada jadwal pasti kapan pembahasan master plan itu rampung.