SENDAWAR — Kompol Subari memimpin langsung jalannya upacara peringatan Sumpah Pemuda ke-98 di lingkungan Polres Kutai Barat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung khidmat sejak pengibaran Bendera Merah Putih hingga pembacaan doa penutup.
Peringatan tahun ini mengusung semangat persatuan sebagai fondasi pelayanan kepolisian kepada warga. Personel dari berbagai satuan fungsi dikerahkan hadir dalam formasi upacara.
Rangkaian Upacara: Pembacaan Pancasila hingga Lagu Nasional
Prosesi upacara mencakup pembacaan teks Pancasila dan Keputusan Kongres Pemuda 1928. Keduanya dibacakan sebagai pengingat sejarah lahirnya ikrar pemuda pada 28 Oktober 1928.
Peserta upacara turut melantunkan lagu nasional "Bangun Pemudi-Pemuda" dan "Satu Nusa Satu Bangsa". Lantunan lagu tersebut membangkitkan semangat nasionalisme di antara personel yang hadir.
Pesan Wakapolres: Nilai Perjuangan Pemuda Jadi Inspirasi Tugas Kepolisian
Dalam amanatnya, Kompol Subari menekankan pentingnya nilai luhur perjuangan pemuda dalam setiap tugas kepolisian. Nilai tersebut diharapkan menjadi inspirasi nyata bagi personel Polri dalam menjalankan peran sebagai pelindung dan pelayan masyarakat.
Penekanan pada nilai perjuangan itu sejalan dengan tugas sehari-hari kepolisian di wilayah Kutai Barat. Personel diminta menerjemahkan semangat pemuda ke dalam pelayanan yang langsung dirasakan warga.
Komitmen Jaga Persatuan di Bumi Tana Purai Ngeriman
Melalui peringatan ini, Polres Kutai Barat meneguhkan komitmen menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Pihaknya memastikan konsistensi memberikan pelayanan terbaik bagi warga di wilayah Bumi Tana Purai Ngeriman.
Upacara Sumpah Pemuda di lingkungan kepolisian daerah menjadi agenda rutin tahunan. Peringatan ke-98 ini menandai hampir satu abad ikrar pemuda sejak 1928.